Home Review Review Samsung Galaxy A53 5G: Kamera OIS, Desain dan Layar Flagship

Review Samsung Galaxy A53 5G: Kamera OIS, Desain dan Layar Flagship

Samsung Galaxy A53 5G merupakan bagian dari generasi terbaru seri A yang diluncurkan di tahun 2022 ini. Smartphone yang menyasar pasar menengah ini hadir bersama ‘adik-adik’ lainnya yaitu Galaxy A13, A23, dan A33 5G.

Menyodorkan layar lebar, daya baterai besar, dan quad camera, A53 5G yang dilepas dengan harga Rp5.999.000 (varian 8/128GB) dan Rp6.499.000 (varian 8/256GB) ini diharapkan tangguh bersaing dengan kompetitor di level yang sama. Desain yang estetis dengan balutan warna-warna yang memikat membuat aroma smartphone premium kuat tercium di A53 5G.

Seri A mungkin tidak segahar seri S, atau se-atraktif seri lipat Galaxy Fold atau Flip. Namun  demikian, seri A merupakan seri terlaris yang menopang keseluruhan penjualan Samsung di Eropa. Menurut Counterpoint research, Samsung seri A menyumbang 59% dari total penjualan smartphone Samsung di Eropa pada tahun  2021 lalu.

Desain

Samsung Galaxy A53 5G menggandeng layar 6,5 inci dengan dimensi 159,9 x 74,7 x 8,1mm. Meski dimensinya cukup besar, namun lebih raming tipis dibanding pendahulunya, A52. Meski pengoperasian dengan menggunakan satu tangan tak menjangkau keseluruhan sudut layar, namun A53 5G tetap nyaman digenggam.

Tombol volume dan tombol power/lock berada di sisi kanan, sementara slot SIM dapat ditemukan di bagian bawah di samping lubang mikropon, port USB-C, dan speaker/ Satu lagi mikropon terletak di farme bagian atas. Slot SIM bisa dihuni oleh 2 kartu SIM atau Satu karyu Sim dan satu microSD secara bersisian. Tidak ada port audio 3,5mm, sehingga untuk mendengarkan musik atau suara saat menonton video favorit, kamu memerlukan perangkat audio bluetooth.

Samsung tetap menyematkan nuansa premium di A53, seperti seri A5x sebelumnya. Salah satu upayanya adalah dengan melingkupi frame dengn warna silver yang menawan. Bagian belakangnya meski terbuat dari polikarbonat, namun tak mengurangi tampilan estettisnya dengan finishing matte yang eksat dan tidak meninggalkan sidik jari.

Satu lagi alasan desain A53 terlihat premium adalah desain kamera belakang. Bodi kamera belakang sedikit naik untuk menonjolkan keberadaan 4 kamera dan sebuah lampu LED. Tidak ada bezel tambahan maupun dudukan lensa kamera yang lebih menonjol dibanding bentukan modul kamera secara keseluruhan. Bayangkan desain ini seperti pohon yang dipotong dengan gergaji mesin, namun pokok pohonnya hanya menonjol sedikit dari permukaan tanah. Varian putih yang Kami uji semakin membuat bagian belakang A53 terlihat sempurna.

Kembali ke bagian depan, layar A53 5G telah dilapisi dengan Gorilla Glass 5. Secara keseluruhan, A53 5G juga telah mendapat sertifikasi IP67 yang embuatnya dapat bertahan di dalam air tawar dengan kedalaman 1 meter selama 30 menit.

Selain warna putih, A53 5G juga menyediakan varian lain seperti biru muda, hitam, dan peach yang kalem namun tetap atraktif.

Display

Layar A53 5G berdiagonal 6,5 inci dengan resolusi full HD+ 1080 x 2400 piksel dan dikelilingi bezel tipis dengan bagian dagu yang sedikit agak lebar. Meski tak setipis seri S-nya, layar A53 5G tetap tampil dominan.

Kamera depan diletakkan dalam lubang yang terdapat di bagian tengah atas. Samsung menyebut desain ini sebagai ‘Infinity -O’.

Layar A53 5G juga sudah mengantongi refresh rate 120Hz. Hal ini membuat pengoperasian menu, menggulir linimasa media sosial, maupun bermain game menjadi lebih lancar. Kamu bisa melakukan pengaturan refresh rate lebih lanjut melalui menu setting – display – motion smoothness. Ada pilihan high yang berarti Kamu akan menggunakan refresh rate 120Hz atau maksimal untuk pengalaman pengoperasian yang lebih mulus, dan standar dengan refresh rate 60Hz yang lebih hemat daya.

Berbahan Super AMOLED, layar A53 mampu menampilkan warna-warna cerah yang tajam. Kecerahan 800nits-nya membuat layar A53 5G dapat tetap tampil tajam bahkan jika terpapar cahaya berlebih seperti sinar matahari sekalipun.

Pemindai sidik jari yang tertanam di dalam layar  cukup mudah digunakan dan responsif untuk membuka lock smartphone.

Kamera

Sudah bukan jamannya, smartphone kelas menengah tampil dengan konfigurasi kamera seadanya. Selain bersaing soal kualitas, smartphone segmen ini juga harus pandai-pandai menyematkan fitur-fitur kekinian.

Samsung A53 5G menggunakan quad-camera di bagian belakang yang mencakup lensa utama 64MP dengan dukungan OIS, lensa sudut lebar 12MP dengan bidang pandang hingga 123 derajat, 5MP lensa makro dan 5MP untuk pengukur kedalaman (depth). Selain itu, ada kamera dengan resolusi 32MP di bagian depan  yang dapat merekam video 4K hingga 30fps.

Meskipun konfigurasi kameranya tidak berubah dibanding A52, namun Samsung mengkonfirmasi bahwa mereka menggunakan sensor baru di A53 5G. Keberadaan perangkat keras baru yang disandingkan dengan olah algoritma cerdas yang yang diperkenalkan Samsung di sistem operasi One UI 4.1, membuat kinerja kamera A53 5G  lebih baik dibanding pendahulunya

Antarmuka kamera itu sendiri tidak banyak berubah – jika Kamu sudah pernah memiliki smartphone Galaxy dari Samsung, antarmukanya sangat familiar. Semua mode pemotretan mudah diakses, Kamu bisa mendapatkan fungsi HDR, timer, flash, dan filter, dan Kamu dapat dengan mudah beralih di antara lensa utama, wide, dan makro yang tersedia. Untuk penggemar food photogra[hy, A53 5G menyediakan fitur khusus yaitu food. Dengan fitur ini, Foto makanan kamu akan di-enhanced dengan bantuan AI agar tampilannya lebih segar dan menarik.

Kami tak menemukan masalah sama sekali saat menggunakan kamera Galaxy A53 5G di siang hari. Bidikannya menghasilkan gambar dengan rentang dinamis yang sangat baik, kaya warna dan tingkat kontras yang seimbang.

Kami juga terkesan dengan kemampuan kamera A53 5G terutama dalam pengambilan gambar dalam kondisi minim cahaya. Dalam mode foto biasa, detil gambar yang dihasilkan lebih baik dibanding pendahulunya, A52. Dalam beberapa kesempatan, kamu bisa menurunkan shadwo dan brightnessnya untuk mengurangi noise yang muncul. Secara keseluruhan, hasil foto rendah cahayanya masih tampil baik.

Jika kurang puas dengan mode foto biasa, Kamu bisa melakukan pemotretan malam hari menggunakan mode malam atau night mode. Obyek yang Kamu bidik memiliki detil yang lebih baik walau hanya sedikit cahaya yang terlibat. Secara keseluruhan, kamera Galaxy A53 melakukan pekerjaan dengn baik.

Satu mode yang menrut Kami layak dicoba adalah mode fun. Di sini, Kamu bis amencoba mengkombinasikan foto yang diambil dengan berbagai filter yang disediakan Samsung.

Galeri

Performa

Setelah tahun lalu Galaxy A52 menggunakan chipset Snapdragon 778G, Samsung kali ini kembali menggunakan chipset octacore in-house mereka sendiri yaitu Exynos 1280.

Exynos 1280 menggunakan dua core Cortex A78 dengan kecepatan clock maksimal 2.40GHz dipadu enam core Cortex A55 dengan clock speed 2.0GHz dan GPU Mali-G68. Exynos 1280 dibangun melalui proses 5nm, sedangkan Snapdragon 720G/750G merupakan chipset konstruksi dan 8nm. Ini berarti kinerja A53 jauh lebih efisien dibanding pendahulunya.

Samsung mengklaim bahwa kinerja Exynos 1280 meningkat sebesar 31% dalam hal AI, 43% soal kinerja GPU, dan kinerja CPU meningkat sebesar 18% dibandingkan chip generasi sebelumnya.

Kapasitas baterainya A53 5G juga bertambah dari 4500mAh menjadi  5000mAh. A53 5G mendukung pengisian cepat dengan Super Charger25W (tidak disertakan dalam paket pembelian), dimana Samsung mengkalim Galaxy A53 mampu mengisi 50% daya hanya dalam waktu dalam 30 menit.

Meski bukan teknologi pengisian daya tercepat yang ada di industri, namun 50% dalam setengah jam masih bisa diterima.

Dalam penggunaan sehari-hari, Galaxy A53 5G mampu melibas berbagai task dan aplikasi. Membuka Chrome, berselancar di media sosial seperti IG, FB, dan Twitter, menggulir video-video menarik di Tiktok, Reels, maupun Short, semua bisa dilakukan dengan nyaman.

Meski demikian, Exynos 1280 bukan merupakan chipset yang didesain untuk game yang intensif seperti Call of Duty Mobile atau PUBG Mobile. Sebaiknya Kamu menggunakan pengaturan sedang untuk mendapatkan pengalaman lebih lancar saat bermain

Sistem operasi One UI yang diusung A53 5G terasa ringan. Ditunjang layar mulus 120Hz, tak ada jeda-jeda yang mengganggu saat membuka atau berpindah aplikasi.

Galaxy A53 5G hadir dengan RAM 8GB dengan pilihan varian penyimpanan 128GB dan 256GB. Untuk urusan internet, A53 5G sudah menawarkan konektivitas Sub-6 5G yang bisa langsung terhubung dengan operator tanah air yang sudah menyelenggarakan jaringan super cepat 5G.

Hasil Benchmark

BenchmarkSkor
Antutu382115
3D Mark Wildlife2291
PC Mark Work 3.0 Performance11779
Geekbench CPU Single Core749
Geekbench CPU Multi Core1915
Geekbench Compute OpenCL2471
Geekbench Compute Vulkan2557

Software

Galaxy A53 hadir dengan sistem operasi One UI 4.1 berbasis Android 12. Samsung baru-baru ini mengumumkan bahwa mereka akan memberikan empat kali pembaruan OS Android untuk smartphone eklas premium dan menengah mereka. Galaxy A53 5G termasuk dalam daftar tersebut yang ebrarti akan mendapatkan pembaruan Android 16 hingga sekitar tahun 2025.

Dengan kondisi seperti itu A53 5G menjadi smartphone menengah yang mendapat pembaharuan perangkat lunak lebih banyak dibanding smartphone sekelasnya.

Secara umum, tidak banyak yang ditambahkan One UI 4.1 dibanding versi sebelumnya. Mereka lebih memilih untuk menambahkan fitur yang diperkenalkan Google di Android 12.

Ada mode color picker yang memungkinkan Anda memilih warna aksen berdasarkan latar belakang saat digunakan, indikator perekaman saat kamera atau mikrofon sedang digunakan, serta dasbor privasi yang memungkinkan Anda melihat data apa yang sedang diakses oleh layanan yang sedang berjalan di background.

Kesimpulan

Samsung A53 5G memiliki beberapa aspek yang membuatnya lebih unggul dibanding kompetitor selevel. Desain premium, layar flagship, kamera tajam dengan OIS, serta koneksi 5G membuatnya berada di lajur depan dalam persaingan smartphone kelas menengah.

Oh ya, ada satu hal lagi yang tidak bisa ditawarkan oleh pesaingnya. Tak ada brand lain yang memberikan jaminan pembaharuan OS sebanyak 4 kali selain Samsung. Dengan keunggulan-keunggulan itu, harga yang diabnderol A53 5G menjadi relatif, – atau bisa dibilang sesuai-, mengingat fitur yang ditawarkan.

Spesifikasi

SpesifikasiSamsung Galaxy A53 5G
Display, resolusi6.5-inch AMOLED (2,400×1,080 pixels); 120 Hz
Kerapatan piksel405ppi
Dimensi159.6 x 74.8 x 8.1 mm
Berat189g
Mobile softwareOne UI 4.1 berbasis Android 12
Kamera64MP (wide), 12MP (ultrawide), 5MP (macro), 5MP (depth)
Kamera depan32MP
Video capture4K
ChipsetExynos 1280
Storage128GB, 256GB
RAM8GB
Penyimpanan eksternalUp to 1TB
Baterai5,000 mAh (charger tidak disertakan)
Fingerprint sensorIn-display
KonektorUSB-C
Headphone jackTidak ada
Fitur khusus5G, Rating IP67 rating; dukungan pengisian daya 25W
HargaRp5.999.000 (varian 8/128GB) dan Rp6.499.000 (varian 8/256GB)