Home Keamanan 3 Alasan Kunci Pintar (Smart Lock) Bisa Meningkatkan Keamanan Digital

3 Alasan Kunci Pintar (Smart Lock) Bisa Meningkatkan Keamanan Digital

Kunci pintar bisa sangat berguna bagi Anda yang ingin meningkatkan keamanan rumah Anda. Ada banyak dari mereka di pasaran dan banyak jenis yang berbeda untuk dipilih. Beberapa bahkan bisa membuka pintu secara otomatis ketika Anda mendekat, atau memberikan akses jarak jauh bagi teman atau keluarga tanpa harus berada di rumah. Namun, sebelum Anda memutuskan untuk membeli kunci pintar, ada beberapa hal yang perlu Anda ketahui.

Alasan pertama adalah bahwa kunci pintar secara fisik lebih rentan daripada kunci biasa. Masalah utamanya di sini adalah kunci pintar menggabungkan dua konsep berbeda, yaitu perlindungan fisik dan komponen pintar. Dalam kunci pintar, komponen pintar harus andal, sementara pada saat yang sama memberikan perlindungan kuat terhadap gangguan fisik sehingga tidak dapat dibuka dengan mudah menggunakan alat seperti obeng atau pisau lipat. Namun, menggabungkan kedua konsep ini tidak selalu berhasil, dan seringkali hasilnya adalah kunci pintar yang tipis dan mudah rusak, atau kunci besi yang berat dengan perangkat lunak yang rentan.

Alasan kedua adalah masalah dengan komponen “pintar”. Membuat sebuah komponen “pintar” yang aman juga tidak mudah. Penting untuk diingat bahwa pengembang perangkat semacam itu lebih sering memprioritaskan fungsionalitas daripada perlindungan. Ada risiko bahwa perangkat lunak diimplementasikan sedemikian rupa sehingga setiap orang dapat memperoleh akses ke video dan suara dari kamera kapan saja, atau bahwa bagian dari antarmuka web dapat diakses tanpa kata sandi. Contoh lainnya adalah kunci pintar yang memungkinkan penyusup terdekat untuk mendapatkan kata sandi jaringan Wi-Fi Anda, atau memberikan perlindungan transfer data yang buruk sehingga penyerang dapat menguping saluran radio dan merebut kendali. Perangkat pintar juga membutuhkan pembaruan perangkat lunak secara berkala, namun dukungan dari vendor mungkin tertahan lebih awal, sehingga memperbarui perangkat pintar melalui internet cukup sulit.

Alasan ketiga adalah bahwa perangkat pintar membutuhkan perawatan dan biaya tambahan. Ponsel cerdas biasa menerima pembaruan selama dua atau tiga tahun setelah dirilis, namun untuk perangkat IoT beranggaran rendah, dukungan (support) mungkin tertahan lebih awal. Meskipun memperbarui perangkat pintar melalui internet cukup mudah, mempertahankan dukungan untuk perangkat membutuhkan sumber daya dan biaya dari pihak vendor. Bahkan jika fungsi smart-lock dipertahankan, kerentanan yang tidak diketahui oleh vendor pada saat rilis masih dapat muncul.

Jadi, apa yang harus dilakukan?

Harus dipahami bahwa semua kunci (tidak hanya yang pintar) dapat diretas. Namun, saat memutuskan untuk memasang perangkat pintar alih-alih kunci standar, pikirkan baik-baik: Apakah Anda benar-benar perlu membuka pintu dari ponsel cerdas? Jika Anda menjawab ya untuk pertanyaan ini, Kaspersky menganjurkan untuk memperhatikan hal-hal berikut:

  • Mencari informasi lengkap tentang perangkat tertentu sebelum melakukan pembelian
  • Baca tidak hanya ulasan tentang kenyamanan dan fitur kunci pintar, tetapi juga laporan tentang potensi masalah dan risiko keamanannya.
  • Gunakan perangkat yang lebih baru: kemungkinan vendor akan mempertahankan dukungan untuknya dalam periode sedikit lebih lama.
  • Setelah membeli perangkat, pelajari fitur jaringannya dan pikirkan baik-baik apakah Anda memerlukannya; masuk akal untuk menonaktifkan apa pun yang berpotensi menimbulkan bahaya.
  • Jangan lupa untuk melindungi komputer Anda, terutama jika berada di jaringan yang sama dengan kunci pintar. Akan sangat merugikan jika infeksi malware di komputer Anda juga menyebabkan pintu rumah Anda terbuka.

Selengkapnya mengenai keamanan kunci pintar di blog Kaspersky berikut ini.