Home Otomotif Xiaomi SU7 Meluncur, Wujudkan Inovasi dalam Ekosistem Human x Car x Home

Xiaomi SU7 Meluncur, Wujudkan Inovasi dalam Ekosistem Human x Car x Home

Xiaomi, perusahaan teknologi global yang terkenal dengan produk-produk inovatifnya, telah membuat gebrakan besar dalam industri otomotif dengan meluncurkan mobil listrik pertamanya, Xiaomi SU7. Kendaraan ini tidak hanya menandai kehadiran Xiaomi dalam dunia otomotif, tetapi juga membawa sejumlah teknologi inovatif yang mengubah paradigma dalam industri kendaraan listrik pintar.

1. Teknologi E-Motor yang Mengejutkan

Xiaomi SU7 membawa revolusi dalam teknologi E-Motor dengan memperkenalkan HyperEngine V6/V6s dan HyperEngine V8s. Ketiga motor listrik ini mengusung teknologi inovatif seperti Bidirectional Full Oil Cooling Technology, desain S-shaped oil circuit, dan desain silicon steel lamination yang staggered. HyperEngine V8s mencatat rekor global dengan kecepatan maksimum 27.200 rpm, output 425 ribu kW, dan torsi maksimum 635Nm, yang menjadikannya motor listrik paling canggih saat ini.

2. Teknologi Baterai Inovatif untuk Jarak Tempuh yang Luar Biasa

Xiaomi tidak hanya fokus pada motor, tetapi juga pada teknologi baterai. Dengan teknologi baterai terintegrasi CTB dan Inverted Cell Technology, Xiaomi SU7 mencapai efisiensi integrasi 77,8% dan kapasitas maksimum 150 kWh. Dengan demikian, kendaraan ini memiliki jarak tempuh yang mencengangkan, teoretisnya mencapai lebih dari 1.200 km. Keamanan baterai menjadi prioritas dengan Sistem Manajemen Baterai (BMS) yang dikembangkan sendiri, mencakup alarm thermal runaway independen dan sistem peringatan dini 24 jam.

3. Xiaomi Die-Casting: Inovasi dalam Struktur Mobil

Xiaomi memperkenalkan inovasi dalam die-casting dengan Xiaomi Die-Casting T9100 cluster dan material alloy die-casting eksklusif, Xiaomi Titans Metal. Cluster T9100, yang memiliki kekuatan kunci 9100t, menggabungkan 72 komponen di bagian bawah belakang menjadi satu unit, mengurangi sambungan pengelasan dan berat mobil. Xiaomi Titans Metal, dengan ketahanan tinggi, elastisitas, dan daya tahan terhadap panas, menunjukkan komitmen Xiaomi dalam menguasai setiap aspek dalam rantai industri die-casting.

4. Xiaomi Pilot Autonomous Driving: Mengemudi Tanpa Batas

Xiaomi SU7 tidak hanya cerdas dalam tenaga, tetapi juga dalam pengemudi otonom. Dengan hardware terbaik, termasuk chip NVIDIA Orin, LiDAR, 11 kamera berdefinisi tinggi, tiga radar milimeter-wave, dan sensor ultrasonik, Xiaomi menghadirkan sistem pengemudi otonom yang komprehensif. Teknologi intelligent software Xiaomi mencakup Adaptive BEV, Road-Mapping Foundational Model, dan Teknologi Super-Res Occupancy Network, menghasilkan pengalaman mengemudi tanpa batas.

5. Smart Cabin Xiaomi: Mewujudkan Ruang Pintar di Dalam Mobil

Smart Cabin Xiaomi EV meredefinisikan pengalaman berkendara dengan arsitektur interaksi human-centric. Ditenagai oleh chip mobil Snapdragon 8295 dengan kecerdasan buatan hingga 30 TOPS, kabin ini memberikan pengalaman interaktif mendalam. Layar proyeksi HUD 56 inci, dasbor berukuran 7,1 inci, dan konsol tengah 3K berukuran 16,1 inci menciptakan kabin yang futuristik dan terhubung.

6. Integrasi dalam Ekosistem Pintar “Human x Car x Home”

Xiaomi tidak hanya meluncurkan mobil listrik, tetapi juga mengintegrasikannya dalam ekosistem pintar “Human x Car x Home.” Dengan HyperConnect dan HyperOS, lebih dari 200 kategori produk terhubung secara mulus, mencakup lebih dari 95% skenario harian pengguna. Xiaomi HyperMind, pusat kecerdasan berbasis AI, memberikan solusi otomatis dan proaktif, menciptakan ekosistem pintar yang mendukung kehidupan sehari-hari.

7. Visi Masa Depan: “Full-size High-Performance Eco-Technology Sedan”

Lei Jun, Founder, Chairman, dan CEO Xiaomi Group, menggambarkan Xiaomi SU7 sebagai “full-size high-performance eco-technology sedan.” Ini mencerminkan visi Xiaomi untuk menciptakan mobil impian futuristik yang menggabungkan estetika, fun to drive, kenyamanan, kecerdasan, dan keamanan secara harmonis. Xiaomi berkomitmen menjadi salah satu dari lima produsen mobil global teratas dalam 15-20 tahun ke depan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here