Home Apps & Platform Saham Twitter Turun, Gegara Tutup Akun Trump?

Saham Twitter Turun, Gegara Tutup Akun Trump?


Saham Twitter mengalami penurunan sebanyak 12% pada pembukaan saham 11/01. Menurunnya saham ini karena tindakan Twitter yang menutup permanen akun Donadl Trump, Jumat 8/01. Penutupan ini menyusul adanya pelanggaran aturan yang dilakukan Trump yang memicu penyerbuan ke Gedung Capitol, 06/01 lalu.

Karena hal inilah investor menilai, akan ada penurunan jumlah pemakai Twitter di 2021 ini. Menurut Michael Nathanson, analis senior MoffettNathanson, Twitter memiliki resiko yang sama seperti Fox News Channel yang kehilangan penonton setelah Trump menderita kekalahan

Pengguna aktif platform Twitter di Amereika Serikat sangat sedikit dan beresiko hilang dengan dikeluarkannya Trump. “Kami selalu menduga berapa banyak Twitter akan naik setelah “peristiwa Trump”, sekarang kita akan tahu hasilnya,” tulis Nathanson seperti dikutip Entertainment Weekly.

Terlepas resiko hujatan yang datang dari komunitas konserfatif, aktifis politik yang keras akan tetap bertahan di Twitter. Justin Post, analis dari Bank of America menyebutkan akan ada pembelian kembali saham Twitter. Karena, menurutnya, aka nada pengguna twitter yang bisa menggantikan Trump. Ia mencatat, presiden Amerika Serikat terpilih, Joe Bidden mendapatkan tambahan 4 juta pengikut sejak ia memenangkan pemilu November 2020 lalu. (DR)