Home Apps & Platform IBM Consulting Forum: Mendorong Transformasi Digital Melalui AI Generatif

IBM Consulting Forum: Mendorong Transformasi Digital Melalui AI Generatif

Jakarta, 29 November 2023 – Dalam upaya mendukung transformasi digital di Indonesia, IBM (NYSE: IBM) telah menggelar IBM Consulting Forum dengan tema “Reinventing Business Value in The Era of Generative AI.” Acara ini, yang diadakan di Jakarta, menyoroti penggunaan AI generatif dalam konteks pengalaman pelanggan, modernisasi aplikasi, dan pengelolaan sumber daya manusia. Dengan fokus pada sektor-sektor kunci seperti Perbankan, Jasa Keuangan, Transportasi, Telekomunikasi, Energi dan Utilitas, serta Pertambangan, forum ini menjadi panggung bagi para pelaku bisnis untuk mendiskusikan dan memahami dampak serta potensi AI generatif dalam memperkaya transformasi digital mereka.

Transformasi Digital Sejalan dengan VISI Indonesia Emas 2045

Forum ini sejalan dengan agenda nasional VISI Indonesia Emas 2045 yang bertujuan mencapai transformasi holistik melalui teknologi digital, dengan fokus meningkatkan produktivitas dan efisiensi di berbagai sektor. Para pelaku bisnis, bersama dengan para ahli industri, pemimpin bisnis, dan perwakilan pemerintah, bersatu untuk membahas dampak serta potensi AI generatif dalam mendefinisikan kembali nilai bisnis. Diskusi juga mencakup bagaimana AI generatif dapat menjadi kunci pertumbuhan organisasi di tengah era ekonomi digital yang terus berkembang.

Tantangan Transformasi Digital di Indonesia

Hasil studi International Data Corporation yang didukung oleh IBM, yang berjudul “Charting the Journey to Value: Harnessing Technologies for Sustainable and Resilient Growth,” mengungkapkan bahwa 71% organisasi di Indonesia, Australia, Cina, India, Korea, dan Singapura mengalami kesulitan menciptakan nilai transformasional dari investasi digital. Di Indonesia, kendala inovasi berkelanjutan menjadi tantangan khusus, dipicu oleh kekurangan keterampilan dan kapabilitas di bidang TI.

CEO study dari IBM Institute for Business Value menyoroti pentingnya adopsi AI generatif untuk mencapai keunggulan kompetitif di masa depan. Sebanyak 43% CEO telah mengintegrasikan AI generatif ke dalam keputusan strategis, 36% menggunakannya untuk keputusan operasional, dan 50% mengintegrasikannya ke dalam produk dan layanan mereka.

Studi Kasus: Kolaborasi Indosat Ooredoo Hutchinson dengan IBM Indonesia

Dalam upaya meningkatkan efisiensi operasional dan produktivitas, Indosat Ooredoo Hutchinson, penyedia telekomunikasi terkemuka di Indonesia, baru-baru ini berkolaborasi dengan IBM Indonesia. Kolaborasi ini melibatkan konsolidasi infrastruktur penyimpanan data dan pembangunan lingkungan kerja terpadu di cloud di seluruh organisasi. Chirag Sukhadia, Chief Enterprise Data Analytic, Indosat Ooredoo Hutchison, menyatakan bahwa kolaborasi ini mencerminkan semangat gotong royong untuk kemajuan Indonesia.

Kemitraan Strategis Global IBM

Sementara itu, secara global, IBM terus memperluas kemitraan strategisnya dengan organisasi seperti AWS, SAP, Microsoft, Salesforce, dan banyak lagi. Anthony Amni, Country Manager, Indonesia, AWS, menyatakan bahwa pelanggan di Indonesia memiliki peluang untuk meningkatkan skala aplikasi pada cloud mereka dengan memanfaatkan kemampuan AI generatif.

Andreas Diantoro, Managing Director SAP Indonesia, menyoroti kerjasama dengan IBM untuk menyematkan AI tambahan, machine learning, dan teknologi cerdas lainnya ke dalam solusi SAP. Kerjasama ini diharapkan dapat memberikan hasil bisnis yang lebih baik, mempertajam pengalaman pelanggan, meningkatkan produktivitas, dan mendorong pertumbuhan.

Pendekatan Kepercayaan dalam Pengembangan AI

IBM memandang kepercayaan sebagai fondasi utama dalam mengadopsi teknologi AI generatif. Dalam upaya menciptakan sistem yang etis dan dapat dipercayai, IBM menekankan empat dasar keyakinan: Open, Trusted, Targeted, dan Empowering. Meskipun AI generatif menjanjikan kemajuan, kepercayaan tetap menjadi kendala utama dalam adopsinya.

Lima Pilar Kepercayaan IBM dalam AI

IBM menegaskan lima pilar kepercayaan sebagai fondasi dalam mengembangkan sistem AI yang etis dan dapat dipercayai. Pilar-pilar tersebut melibatkan explainability, fairness, robustness, transparency, dan privacy. IBM juga mematuhi tiga prinsip mendasar, yaitu meningkatkan kecerdasan manusia, menghormati kepemilikan data, dan memastikan transparansi teknologi.

Bertanggung Jawab dan Etis: Landasan Pengembangan AI oleh IBM

IBM membantu individu dan organisasi mengadopsi AI dengan bertanggung jawab. Dengan menyematkan prinsip-prinsip etis ke dalam aplikasi dan proses AI, IBM berkomitmen untuk membangun sistem yang didasari kepercayaan. IBM telah membangun perangkat open-source dan perangkat lunak pengelolaan AI untuk membuat AI lebih dapat dijelaskan, adil, kuat, menghargai privasi, dan transparan.

Melangkah Menuju AI yang Dapat Dipercayai

Dengan fokus pada kepercayaan, keberlanjutan, dan pertumbuhan, IBM Consulting Forum memberikan wawasan mendalam tentang bagaimana AI generatif dapat menjadi katalisator untuk transformasi digital di Indonesia. Sebagai pemimpin dalam industri ini, IBM terus berkomitmen untuk membimbing dan mendukung pelaku bisnis dalam menghadapi tantangan dan peluang di era AI generatif.