Home Healthcare Garmin Ajak Masyarakat “Reset” di Ramadan Lewat Detoks Digital dan Gaya Hidup...

Garmin Ajak Masyarakat “Reset” di Ramadan Lewat Detoks Digital dan Gaya Hidup Seimbang

Di tengah ritme kehidupan modern yang semakin cepat dan derasnya arus informasi digital, menjaga keseimbangan antara kesehatan fisik, mental, dan lingkungan menjadi tantangan tersendiri. Melihat kondisi tersebut, Garmin Indonesia mengajak masyarakat memanfaatkan momentum Ramadan sebagai waktu untuk melakukan “reset” gaya hidup melalui detoks digital dan kebiasaan yang lebih berkelanjutan.

Ajakan ini disampaikan dalam acara buka puasa bersama media bertema “Time to Reset”, yang menekankan pentingnya menjadikan bulan suci sebagai kesempatan untuk menata ulang kebiasaan dan memulai pola hidup yang lebih seimbang.

Ramadan sebagai Waktu untuk Menata Ulang Diri

Tren wellness di Indonesia menunjukkan pergeseran cara pandang terhadap kesehatan. Kini, kesehatan tidak lagi sekadar bebas dari penyakit fisik, tetapi juga mencakup keseimbangan mental, pengelolaan konsumsi digital, serta kepedulian terhadap lingkungan.

Ramadan dinilai sebagai momen ideal untuk menekan “tombol pause” dari rutinitas harian yang padat. Mengurangi distraksi digital, memperbaiki kualitas istirahat, dan melatih kesadaran diri dapat memberikan dampak signifikan bagi kesehatan secara menyeluruh.

Garmin menilai teknologi seharusnya membantu manusia menjadi lebih sadar terhadap kondisi tubuh dan kebiasaan sehari-hari, bukan justru menambah beban stres akibat konektivitas berlebihan.

Peran Teknologi Wearable dalam Detoks Digital

Teknologi wearable seperti smartwatch dapat menjadi alat bantu untuk memahami kondisi tubuh secara lebih komprehensif. Melalui fitur pemantauan kesehatan, pengguna dapat memantau kualitas tidur, tingkat energi tubuh, hingga stres yang dialami sepanjang hari.

Garmin mendorong masyarakat memulai langkah kecil, seperti memanfaatkan fitur pemantauan tidur, Body Battery untuk memahami energi tubuh, serta latihan pernapasan untuk membantu mengelola stres. Pendekatan ini diharapkan membantu pengguna menjalani gaya hidup yang lebih sadar dan terukur.

Tren Wellness Tourism dan Kebutuhan Reset di Era Modern

Selain detoks digital, Garmin juga menyoroti meningkatnya minat terhadap wellness tourism sebagai cara memulihkan kesehatan fisik dan mental. Liburan kini tidak lagi sekadar rekreasi, tetapi juga menjadi sarana pemulihan melalui aktivitas seperti yoga, meditasi, hingga perawatan spa.

Kesadaran terhadap kualitas hidup yang lebih baik membuat masyarakat semakin tertarik pada destinasi yang menawarkan ketenangan dan pengalaman reflektif. Hal ini menunjukkan bahwa kebutuhan untuk “reset” diri menjadi bagian penting dari gaya hidup modern.

Mengintegrasikan Gaya Hidup Sehat dan Kepedulian Lingkungan

Garmin juga mengajak masyarakat menggabungkan gaya hidup sehat dengan kepedulian terhadap lingkungan. Aktivitas sederhana seperti berjalan kaki, bersepeda, atau mengurangi jejak karbon harian tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan pribadi, tetapi juga bagi keberlanjutan lingkungan.

Melalui kampanye “Time to Reset”, Garmin berharap masyarakat dapat menjalani Ramadan dengan kesadaran yang lebih utuh, menjaga keseimbangan antara tubuh, pikiran, hubungan sosial, dan lingkungan.