Home News Forum SPBE 2021 Resmi Digelar, Kukuhkan Peran Diskominfo dalam Transformasi Pemerintahan Cerdas...

Forum SPBE 2021 Resmi Digelar, Kukuhkan Peran Diskominfo dalam Transformasi Pemerintahan Cerdas Indonesia

Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Kemenkominfo RI) menggelar Forum Sistem Pemerintah Berbasis Elektronik (SPBE) yang dihadiri oleh perwakilan Kepala Dinas Kominfo (Diskominfo) di Kabupaten Tangerang pada 14 Desember 2021. Kegiatan ini bertujuan mengukuhkan peran Diskominfo dalam mendukung terwujudnya pemerintahan cerdas (smart governance) melalui penerapan SPBE.

Mengingat peran krusial SPBE dalam meningkatkan layanan ke masyarakat, Forum SPBE ini didukung kementerian lain seperti Kementerian Dalam Negeri, Kementerian PPN/Bappenas, Kementerian PANRB, dan Kementerian Keuangan.

Sesuai dengan Perpres No. 95 Tahun 2018 tentang Sistem Pemerintah Berbasis Elektronik, pemerintah tengah berupaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, transparan, dan akuntabel serta pelayanan publik yang berkualitas dan terpercaya. Untuk mewujudkannya, diperlukan sinergi antar berbagai instansi pemerintah dari beberapa kementerian dan badan pemerintah, salah satunya Kemenkominfo.

Penerapan SPBE ini berkaitan erat dengan konsep smart city yang merupakan upaya-upaya inovatif yang dilakukan ekosistem kota dalam mengatasi berbagai persoalan dan meningkatkan kualitas hidup manusia dan komunitas setempat. Dengan kata lain, SPBE merupakan katalis bagi terwujudnya smart city.

Bambang Dwi Anggono, S.Sos., M.Eng., CEH selaku Direktur Layanan Aplikasi Informatika Pemerintahan (LAIP) mengatakan “Salah satu tantangan kita dalam transformasi digital adalah bagaimana membangun ekosistem digital secara komprehensif. Dari 27.400 aplikasi yang dimiliki instansi pusat dan daerah ternyata sebagian besar merupakan duplikasi. Karenanya, Kominfo diharapkan dapat menjalankan perannya dalam melakukan harmonisasi pada ekosistem digital itu agar tidak terjadi duplikasi pembangunan, baik infrastruktur, peraturan, maupun SDM-nya.”

Teddy Sukardi selaku konsultan teknologi informasi sekaligus Ketua Ikatan Konsultan Teknologi Informasi Indonesia (IKTII) mengatakan “Jumlah aplikasi tidak dapat digunakan untuk menentukan apakah suatu smart city telah berkinerja dengan baik. Karena setiap aplikasi yang diciptakan harus memiliki manfaat, sehingga perlu dilihat juga apakah aplikasi-aplikasi yang ada berdampak baik bagi masyarakat.” 

Kepala Dinas Kominfo (Diskominfo) se-Indonesia pun diharapkan dapat turut mengukuhkan perannya dalam mewujudkan Pemerintahan Cerdas (smart governance) Indonesia melalui pengelolaan arsitektur SPBE, pengkoordinasian pembangunan aplikasi dan infrastruktur TIK, serta pelaksanaan manajemen aset TIK dan layanan.

Untuk menjawab tuntutan dalam mengoptimalkan perannya dalam transformasi Pemerintahan Cerdas Indonesia, Kemenkominfo berkolaborasi dengan Balitbang SDM Kemendagri melakukan sosialisasi aplikasi peningkatan kapasitas SDM. Kemenkominfo pun berharap ke depannya, Diskominfo dapat terus terdorong untuk menginisiasi berbagai kolaborasi yang dapat melahirkan inovasi-inovasi untuk membantu mempercepat SPBE di Indonesia. 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here