Home Apps & Platform 5 Pembaharuan Twitter: Jadi 280 Karakter dan Bisa Dimonetisasi

5 Pembaharuan Twitter: Jadi 280 Karakter dan Bisa Dimonetisasi


Twitter berencana untuk melakukan serangkaian pembaharuan pada fitur-fiturnya dan juga menambah fitur baru. Salah satu hal yang mencolok adalah penambahan tweet menjadi 280 karakter dan, monetisasi, dan kontrol pengguna yang lebih beragam.

Berikut adalah pembaharuan-pembaharuan yang rencananya akan mulai digulirkan tak lama lagi.

280 karakter

Untuk mengakomodasi kebutuhan percakapan dan memberi kesempatan semua orang untuk menyuarakan pendapatnya, Twitter akan menambah ruang tweetnya menjadi 280 karakter. Dengan demikian, diharapkan percakapan publik akan menjadi lebih baik saat orang-orang dapat berpartisipasi dengan cara yang mereka inginkan; baik itu dengan Tweet, foto, suara, atau format konten yang lebih panjang.

Pembaruan pada Spaces

Pengguna diharapkan dapat melihat beberapa pembaruan pada Spaces dalam beberapa bulan mendatang berupa:

  • Merekam dan memutar ulang, sehingga orang-orang dapat tetap mengikuti percakapan dari sesi Spaces yang telah terjadi.
  • Memberikan lebih banyak cara menemukan sesi Spaces di bagian atas linimasa pengguna atau di lokasi khusus lainnya. Akan segera hadir di Twitter.
  • Meneruskan akses ke Ticketed Spaces agar host dapat menetapkan harga dan jangkauan audiens untuk mendapatkan kompensasi dari pengalaman yang mereka ciptakan.

Komunitas

Twitter saat ini diketahui sedang melakukan uji coba terhadap fitur Komunitas, sebuah cara untuk menemukan dan terhubung dengan orang-orang yang memiliki ketertarikan sama dengan pengguna. Komunitas mendekatkan pengguna dengan orang orang yang peduli dengan apa yang ingin pengguna katakan. Twitter mulai melakukan uji coba dengan beberapa Komunitas yang ada saat ini, dan akan meluncurkan lebih banyak lagi di masa yang akan datang.

Mengubah Pengikut menjadi Penggemar dan Menambah Pendapatan

Ini merupakan langkah paling berani berani Twitter terkait pembaharuan yang mereka siapkan.

Twitter mengetahui bahwa jutaan orang telah membangun pengikut setia mereka di Twitter – dan Twitter merasa bahwa mereka bisa lebih membantu para kreator untuk mendapatkan penghasilan dari kontribusi mereka ke percakapan publik.

Kompensasi ini dapat menjadi insentif yang penting untuk mendorong lebih banyak terjadinya percakapan seru, sekaligus memberikan pengguna lebih banyak cara berinteraksi dengan konten yang mereka sukai di Twitter.

  • Super Follows: Twitter diketahui tengah melakukan ujicoba fitur Super Follows dengan beberapa kelompok kreator konten pengguna iOS di Amerika Serikat – ini adalah layanan berlangganan bulanan yang memungkinkan kreator untuk memonetisasi konten-konten tambahan seperti pemikiran “di balik layar” dan percakapan pribadi. Para pengikut setia mereka akan mendapatkan lebih banyak konten yang mereka sukai. Saat ini, hanya pengguna iOS di Amerika Serikat dan Kanada dapat berlangganan Super Follow ke akun-akun kreator tersebut. Twitter akan segera meluncurkannya secara global.
  • Tips: Tips memungkinkan Pengguna mengirim dan menerima pembayaran menggunakan layanan pihak ketiga. Sejak bulan Mei, hanya sekelompok kecil pengguna Twitter di Amerika Serikat yang dapat mengakses Tips, tetapi muai 23 September, Twitter akan mulai menghadirkannya secara global bagi para pengguna iOS, dan akan segera hadir bagi pengguna Android, agar semua orang juga dapat memberikan tips mulai dari sekarang. Twitter menambahkan lebih banyak opsi pembayaran ke Tips dan sekarang orang-orang dapat memberikan tip dengan Bitcoin menggunakan Strike – aplikasi pembayaran di Bitcoin Lightning Network yang memungkinkan orang mengirim dan menerima Bitcoin secara gratis dan instan. Informasi lebih lanjut dapat dibaca di blog Twitter Indonesia.
  • Program baru untuk host di Spaces: Tidak lama lagi, Twitter akan memperkenalkan program untuk host di Spaces yang dirancang untuk memberikan dukungan finansial, teknis, dan strategi pemasaran bagi para kreator audio yang passionate terhadap percakapan secara live berformat audio dan tertarik untuk membuat program rutin di Spaces.

Menge-Tweet sesuai dengan Preferensi dan Kontrol yang Disesuaikan

Twitter ingin agar Pengguna dapat melakukan percakapan di Twitter sesuai dengan preferensi Pengguna dan dapat memiliki kontrol atas percakapan Pengguna sendiri. Dengan menghadirkan fitur-fitur baru yang memungkinkan pengguna untuk mengontrol siapa yang ingin mereka dengar dan dalam konteks apa, Twitter memutuskan untuk melakukan desentralisasi pengaturan sehingga memungkinkan semua orang di Twitter dapat menciptakan ruang percakapan sesuai dengan keinginan mereka.

  • Mode Keamanan: Twitter ingin meminimalisir tantangan yang dihadapi orang-orang terhadap interaksi yang tidak diinginkan, jadi belum lama ini Twitter juga memperkenalkan Mode Keamanan. Fitur keamanan baru ini akan secara otomatis memblokir akun yang mirip dengan akun yang telah Pengguna blokir sebelumnya. Twitter sedang melakukan uji coba fitur keamanan ini kepada beberapa kelompok orang yang menggunakan Twitter di iOS, Android, dan Twitter.com; dimulai dengan akun yang memiliki pengaturan dalam Bahasa Inggris.
  • Moderator komunitas: Seperti disebutkan sebelumnya; Komunitas hadir di ruang publik, dengan moderator dan aturan khusus untuk komunitas tersebut, melampaui Peraturan Twitter. Sistem moderasi yang terdesentralisasi adalah bagian dari upaya Twitter untuk terus mendorong konsep bahwa Twitter Pengguna = ruang percakapan Pengguna. Komunitas dalam jumlah terbatas sudah ada di Twitter saat ini.
  • Notifikasi Pemberitahuan Awal: Terkadang kita ingin mengetahui vibe dan siapa saja yang terlibat dalam suatu percakapan sebelum kita turut berpartisipasi. Untuk itu, Twitter akan segera menguji coba memberikan peringatan sebelum pengguna mengikuti percakapan yang akan berpotensi memanas. Akan segera hadir di Twitter.
  • Akun dengan otomatisasi: Baru-baru ini Twitter menguji coba label profil pada akun dengan otomatisasi, sehingga orang-orang akan mengetahui mereka berbicara dengan orang atau bot. Twitter akan melakukan eksplorasi lebih banyak tipe akun seperti akun bisnis, brand, dan memorialized accounts di masa yang datang.
  • Filter kata: Terkadang, ada beberapa kata spesifik yang tidak diinginkan ketika menerima balasan. Jadi, Twitter mencari cara baru agar orang dapat memfilter balasan yang tidak diinginkan – menghentikan penyebutan akun atau penulisan emoji. Ini masih berupa konsep, tapi Twitter akan selalu memberikan informasi apabila ada perkembangan terbaru terkait eksplorasi ini.
  • • Mengeluarkan diri Pengguna dari sebuah percakapan: Dalam waktu dekat, Twitter memungkinkan Pengguna untuk tidak lagi terlibat dalam suatu percakapan yang tidak Pengguna inginkan. Orang yang menyebut Pengguna tidak akan mendapatkan notifikasi, bahwa Pengguna tidak lagi ada dalam percakapan dalam suatu utas. Akan segera hadir di Twitter.