
Menjelang Hari Anak Nasional 2026, berbagai kegiatan edukatif mulai digelar untuk mendorong tumbuh kembang anak Indonesia. Salah satunya datang dari Morinaga Soya melalui penyelenggaraan Soyalympic 2026, sebuah kompetisi yang memadukan aktivitas fisik dan kemampuan berpikir dalam konsep Brain Gym Competition.
Ajang yang berlangsung bertepatan dengan World Allergy Week 2026 ini berhasil menarik antusiasme masyarakat. Lebih dari 3.000 anak telah mengikuti babak penyisihan yang digelar di Jakarta dan Bandung sejak akhir Juni hingga pertengahan Juli.
Menurut Fitria Dewi Astari, Senior Brand Manager Morinaga IFFO & Specialties, kegiatan tersebut menjadi bagian dari kampanye #SOYAKINBISA yang bertujuan memberikan semangat kepada keluarga yang memiliki anak dengan sensitivitas atau alergi terhadap susu sapi.
“Melalui kompetisi Brain Gym di Soyalympic, kami ingin memperlihatkan bahwa anak yang tidak cocok susu sapi pun dapat tumbuh optimal, memiliki koordinasi tubuh yang baik, cerdas, dan tangkas apabila mendapatkan dukungan nutrisi yang tepat,” ujarnya.
Berbeda dari lomba anak pada umumnya, peserta Soyalympic tidak hanya diminta menyelesaikan tantangan fisik seperti berlari dan melewati berbagai rintangan. Mereka juga harus menyelesaikan permainan numerik dan linguistik yang menguji konsentrasi serta kemampuan memecahkan masalah dalam waktu singkat.
Konsep tersebut membuat Brain Gym menjadi pengalaman belajar yang menyenangkan karena melatih kemampuan motorik sekaligus fungsi kognitif.
Dari ribuan peserta yang mengikuti tahap penyisihan, hanya 12 finalis terbaik yang akan melaju ke babak puncak SOYALYMPIC Championship: The Final di Jakarta pada 26 Juli 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Anak Nasional.
Selain kompetisi tatap muka, masyarakat dari berbagai daerah juga masih dapat mengikuti tantangan secara daring melalui situs resmi Soyalympic dengan kesempatan memperoleh hadiah jutaan rupiah.
Morinaga Soya juga memastikan semangat kompetisi ini akan berlanjut melalui roadshow ke sejumlah kota besar mulai Agustus hingga September 2026, termasuk Surabaya, Malang, Denpasar, Semarang, Medan, Makassar, Palembang, Lampung, serta wilayah Yogyakarta-Solo.
Sebagai bentuk dukungan terhadap pendidikan anak, para juara Soyalympic Championship nantinya tidak hanya memperoleh piala, tetapi juga hadiah berupa tabungan pendidikan.


