
CES 2026 menjadi panggung penting bagi Intel untuk menunjukkan arah masa depan komputasi. Lewat peluncuran Intel® Core™ Ultra Series 3, Intel tidak hanya memperkenalkan generasi prosesor terbaru, tetapi juga menghadirkan fondasi baru bagi era AI PC—dibangun di atas proses manufaktur Intel 18A yang sepenuhnya dirancang dan diproduksi di Amerika Serikat.
Bagi Intel, Series 3 bukan sekadar peningkatan performa tahunan. Ini adalah titik balik strategis yang menghubungkan inovasi semikonduktor, komputasi AI, efisiensi daya, dan skala ekosistem global dalam satu platform.
Intel 18A, Pondasi di Balik Lompatan Besar Series 3
Intel Core Ultra Series 3 menjadi platform komputasi pertama yang menggunakan Intel 18A, teknologi proses paling canggih yang pernah dikembangkan Intel. Node ini menjadi kunci untuk menjawab tantangan terbesar AI PC saat ini: bagaimana menghadirkan performa tinggi tanpa mengorbankan efisiensi daya.
Melalui Intel 18A, Intel mampu menyatukan CPU, GPU, dan akselerator AI dalam satu desain yang lebih rapat, lebih efisien, dan lebih responsif. Dampaknya terasa langsung pada perangkat mobile—laptop bisa bekerja lebih lama, tetap bertenaga, dan siap menjalankan beban kerja AI modern secara lokal.
Di sinilah Series 3 mulai membedakan diri: AI tidak lagi sekadar fitur tambahan, melainkan bagian inti dari arsitektur prosesor.
Platform AI PC dengan Adopsi Terluas
Salah satu pesan terkuat Intel di CES 2026 adalah skala. Intel Core Ultra Series 3 akan digunakan pada lebih dari 200 desain PC dari berbagai mitra global. Ini menjadikannya platform AI PC Intel dengan jangkauan terluas sejak awal peluncuran.
Pendekatan ini menunjukkan strategi Intel yang pragmatis. Alih-alih membatasi AI PC pada segmen premium, Series 3 dirancang untuk hadir di berbagai kelas—dari laptop performa tinggi hingga segmen mainstream—tanpa mengorbankan kompatibilitas aplikasi x86 yang telah menjadi tulang punggung ekosistem PC selama puluhan tahun.
Hasilnya adalah transisi AI PC yang lebih mulus, baik bagi konsumen, kreator, maupun pengguna enterprise.
Kelas Baru Core Ultra X9 dan X7: Performa Mobile Tanpa Kompromi
Di lini mobile, Intel memperkenalkan kelas baru Intel Core Ultra X9 dan X7—prosesor yang dirancang untuk pengguna dengan kebutuhan komputasi intensif saat bepergian. Mulai dari gaming, kreasi konten, hingga multitasking berat, semua diarahkan ke satu tujuan: performa tinggi yang tetap efisien.
Pada konfigurasi tertinggi, prosesor ini menawarkan:
- Hingga 16 core CPU
- 12 Xe-core grafis Intel® Arc™ terintegrasi
- 50 TOPS NPU untuk pemrosesan AI
Kombinasi ini menghasilkan peningkatan yang terasa nyata di dunia nyata, bukan hanya di atas kertas. Performa multithread melonjak signifikan, gaming berjalan lebih mulus, dan yang tak kalah penting, daya tahan baterai mampu menembus penggunaan seharian penuh.
Ini menegaskan visi Intel bahwa AI PC seharusnya tidak memaksa pengguna memilih antara performa atau mobilitas—keduanya bisa berjalan beriringan.
AI On-Device yang Lebih Relevan dan Efisien
Dengan NPU hingga 50 TOPS, Intel Core Ultra Series 3 dirancang untuk menjalankan berbagai beban kerja AI langsung di perangkat. Mulai dari AI generatif, pengolahan gambar dan video, hingga asisten cerdas yang bekerja secara kontekstual.
Pendekatan on-device ini membawa keuntungan besar: respons lebih cepat, konsumsi daya lebih efisien, serta privasi yang lebih terjaga karena data tidak selalu harus dikirim ke cloud. Di sinilah AI PC mulai terasa sebagai pengalaman nyata, bukan sekadar label pemasaran.
Melampaui PC: Series 3 Masuk ke Dunia Edge AI
Untuk pertama kalinya, Intel menghadirkan Core Ultra Series 3 tidak hanya untuk PC, tetapi juga disertifikasi untuk penggunaan embedded dan industrial di edge. Ini membuka pintu baru bagi prosesor yang sama untuk digunakan di robotika, smart city, otomasi industri, hingga layanan kesehatan.
Di lingkungan edge, Series 3 menunjukkan keunggulan signifikan dalam beban kerja AI, termasuk pemrosesan large language model, analitik video, dan model vision-language-action. Dengan pendekatan system-on-chip tunggal, Intel juga menawarkan efisiensi biaya yang lebih baik dibandingkan arsitektur multi-chip tradisional—sebuah faktor krusial bagi industri skala besar.
Ketersediaan dan Arah Pasar
Intel bergerak cepat membawa Series 3 ke pasar. Pre-order laptop consumer dimulai pada awal Januari 2026, dengan ketersediaan global menyusul pada akhir bulan. Sementara itu, sistem edge berbasis Core Ultra Series 3 dijadwalkan hadir mulai kuartal kedua 2026.
Langkah ini menegaskan bahwa Intel tidak hanya memperkenalkan teknologi, tetapi juga siap mengeskalakan adopsinya secara global.
Penutup: Intel Menyatukan AI, Efisiensi, dan Skala
Intel Core Ultra Series 3 adalah lebih dari sekadar generasi prosesor baru. Ia menjadi simbol transformasi Intel—menggabungkan proses manufaktur mutakhir Intel 18A, AI on-device yang matang, kompatibilitas luas, serta ekspansi ke dunia edge.
Di CES 2026, Intel tidak hanya berbicara tentang performa. Intel menunjukkan bagaimana AI PC seharusnya dibangun, digunakan, dan dikembangkan ke depan.



