
Microsoft Excel masih menjadi salah satu aplikasi penting dalam aktivitas kerja sehari-hari. Mulai dari mengolah laporan penjualan, menyusun anggaran, membuat proyeksi bisnis, mengelola database pelanggan, hingga membaca data dalam jumlah besar, semuanya membutuhkan perangkat yang mampu bekerja secara responsif dan stabil. Karena itu, memilih laptop untuk excel bukan hanya persoalan apakah perangkat mampu menjalankan aplikasinya, tetapi juga seberapa nyaman laptop digunakan untuk menangani pekerjaan yang semakin kompleks.
ASUS menghadirkan ExpertBook P3 G2 (AMD) melalui dua pilihan model, yaitu PM3406CHA dengan layar 14 inci dan PM3606CHA dengan layar 16 inci. Laptop bisnis ini dirancang untuk entrepreneur, prosumer, serta pelaku bisnis kecil dan menengah yang membutuhkan kombinasi portabilitas, performa, skalabilitas, keamanan, dan teknologi AI.
Dengan prosesor AMD Ryzen, kapasitas RAM yang dapat ditingkatkan hingga 96GB, dua slot SSD, serta layar berasio 16:10, ExpertBook P3 G2 (AMD) menawarkan spesifikasi yang relevan untuk pekerjaan berbasis spreadsheet sekaligus berbagai aktivitas multitasking lainnya.
Performa AMD Ryzen untuk Mengolah Spreadsheet

Performa merupakan salah satu pertimbangan utama ketika mencari laptop untuk excel, terutama bagi pengguna yang tidak hanya mengolah tabel sederhana. File berisi banyak worksheet, formula, pivot table, chart, hingga kumpulan data berukuran besar dapat memberikan beban lebih tinggi pada perangkat.
ASUS ExpertBook P3 G2 (AMD) menawarkan pilihan prosesor hingga AMD Ryzen 7 260 dengan konfigurasi 8 core dan 16 thread serta kecepatan hingga 5,1GHz. Pilihan lainnya adalah AMD Ryzen 7 8840HS yang juga membawa 8 core dan 16 thread dengan kecepatan hingga 5,1GHz. Keduanya didukung AMD XDNA NPU hingga 16 TOPS dan grafis AMD Radeon 780M.
Konfigurasi tersebut tidak hanya relevan untuk menjalankan Excel, tetapi juga mendukung skenario kerja ketika pengguna harus membuka browser dengan banyak tab, melakukan konferensi video, membaca dokumen, mengolah presentasi, dan menjalankan berbagai aplikasi bisnis secara bersamaan.
ASUS juga membekali laptop ini dengan sistem termal ExpertCool yang dirancang untuk membantu menjaga kestabilan performa saat perangkat digunakan dalam beban kerja yang panjang.
RAM Bisa Di-upgrade hingga 96GB

Kebutuhan memori dapat berkembang seiring meningkatnya kompleksitas pekerjaan. Spreadsheet yang semakin besar dan banyaknya aplikasi yang berjalan bersamaan bisa membuat kapasitas RAM menjadi faktor penting dalam menjaga responsivitas sistem.
ExpertBook P3 G2 (AMD) menyediakan dua slot SO-DIMM DDR5-5600 dengan kemampuan upgrade mandiri hingga total 96GB. Konfigurasi bawaan yang tersedia dapat menggunakan modul RAM 8GB, 16GB, atau 32GB.
Kemampuan ekspansi seperti ini membuat pengguna tidak harus langsung berpindah laptop ketika tuntutan pekerjaan meningkat. Bagi perusahaan, UMKM, maupun profesional yang mengelola data dalam jumlah besar, fleksibilitas upgrade tersebut juga membuat ExpertBook P3 G2 (AMD) lebih mudah disesuaikan dengan kebutuhan jangka panjang.
ASUS bahkan menggunakan desain tool-free latches untuk memberikan akses lebih mudah ke komponen internal. Selain RAM, pengguna juga dapat mengakses penyimpanan, WLAN, serta baterai untuk kebutuhan perawatan maupun pengembangan perangkat.
Dual SSD hingga 6TB untuk Menyimpan Banyak Data

Selain RAM, kapasitas penyimpanan menjadi faktor yang tidak kalah penting untuk pengguna profesional. File spreadsheet biasanya berdampingan dengan dokumen PDF, presentasi, foto produk, materi pemasaran, hingga database yang terus bertambah.
ASUS ExpertBook P3 G2 (AMD) menyediakan dua slot SSD PCIe 4.0. Slot utama menggunakan format M.2 2280 dengan dukungan upgrade hingga 4TB, sedangkan slot kedua menggunakan M.2 2230 yang dapat ditingkatkan hingga 2TB. Dengan demikian, kemampuan upgrade penyimpanannya dapat mencapai total 6TB.
Kombinasi RAM besar dan penyimpanan ganda menjadi salah satu daya tarik bagi pengguna yang menginginkan laptop untuk excel sekaligus perangkat kerja utama dalam jangka panjang.
Layar 16:10 Berikan Ruang Kerja Lebih Luas

Kenyamanan mengolah spreadsheet juga sangat dipengaruhi oleh layar. Semakin banyak area yang bisa ditampilkan, semakin mudah pengguna melihat baris, kolom, formula, maupun panel aplikasi tanpa terlalu sering melakukan scrolling.
ExpertBook P3 G2 (AMD) tersedia dalam ukuran 14 inci dan 16 inci. Keduanya menawarkan pilihan layar FHD+ bahkan memiliki tingkat kecerahan 400 nits dan cakupan warna 100% sRGB.
Pada konfigurasi tertingginya, ASUS juga mencantumkan dukungan refresh rate hingga 60Hz serta desain engsel 180 derajat lay-flat.
Rasio 16:10 memberikan ruang vertikal lebih banyak dibandingkan format 16:9. Dalam penggunaan spreadsheet, tambahan ruang tersebut dapat membantu menampilkan lebih banyak baris dalam satu layar sehingga proses membaca dan memeriksa data terasa lebih leluasa.
Tetap Portabel untuk Pekerja dengan Mobilitas Tinggi

Tidak semua pekerjaan Excel dilakukan di meja kantor. Profesional yang sering bertemu klien, berpindah lokasi, atau bekerja secara hybrid tentu membutuhkan perangkat yang tetap mudah dibawa.
Model 14 inci ASUS ExpertBook P3 G2 (AMD) memiliki bobot mulai 1,42kg, sedangkan model 16 inci mulai 1,76kg. Keduanya menggunakan Metal A cover yang memberikan sentuhan desain profesional.
Pengguna dapat memilih model 14 inci apabila portabilitas menjadi prioritas atau varian 16 inci apabila membutuhkan area tampilan yang lebih luas. Fleksibilitas tersebut membuat laptop ini dapat disesuaikan dengan karakter pekerjaan masing-masing pengguna.
Keyboard Tahan Tumpahan untuk Aktivitas Kerja

Bekerja dalam waktu panjang juga membutuhkan perangkat yang dirancang menghadapi penggunaan sehari-hari. ASUS membekali ExpertBook P3 G2 (AMD) dengan keyboard ber-key travel 1,5mm, opsi backlit, serta ketahanan terhadap tumpahan cairan hingga 355cc berdasarkan skenario pengujian ASUS.
Laptop ini juga telah melewati standar ketahanan MIL-STD 810H dengan 24 pengujian, serta pengujian ekstrem ASUS termasuk tekanan hingga 50kgf.
Untuk pekerja yang menggunakan laptop setiap hari, karakter tersebut menjadi nilai tambah karena perangkat dirancang bukan hanya mengejar performa, tetapi juga ketahanan penggunaan.
Baterai hingga 70Wh dengan Fast Charging
Mobilitas akan lebih nyaman ketika pengguna tidak harus terus mencari stopkontak. ExpertBook P3 G2 (AMD) menyediakan pilihan baterai 50Wh atau 70Wh, tergantung konfigurasi.
Dalam brief produknya, ASUS menyebut konfigurasi baterai hingga 70Wh dapat mencapai daya tahan hingga 19,5 jam untuk pemutaran video secara offline. Perangkat ini juga mendukung fast charging yang diklaim dapat mengisi baterai dari 0 hingga 65 persen dalam waktu 49 menit.
Hasil penggunaan aktual tentunya dapat berbeda bergantung pada konfigurasi perangkat, tingkat kecerahan layar, aplikasi yang digunakan, dan beban kerja.
Port Lengkap untuk Monitor dan Perangkat Tambahan

Pengguna Excel profesional tidak jarang menghubungkan laptop ke monitor eksternal agar bisa melihat data dalam area yang lebih besar. Karena itu, ketersediaan konektivitas menjadi aspek penting pada sebuah laptop bisnis.
ExpertBook P3 G2 (AMD) dibekali satu USB 4.0 Type-C full function, satu USB 3.2 Gen 2 Type-C full function, dua USB 3.2 Gen 1 Type-A, HDMI 2.1 TMDS, port LAN RJ45, dan combo audio jack. Konektivitas nirkabelnya juga tersedia hingga Wi-Fi 7 dengan Bluetooth 5.4, bergantung pada konfigurasi.
Susunan port tersebut memungkinkan pengguna menghubungkan monitor, mouse, media penyimpanan eksternal, jaringan kabel, maupun berbagai aksesori kerja tanpa sepenuhnya bergantung pada adaptor tambahan.
Keamanan Data Bisnis Lebih Diperhatikan
Spreadsheet perusahaan dapat menyimpan informasi penting, mulai dari transaksi, data pelanggan, hingga laporan finansial. Untuk itu, ASUS memberikan perhatian khusus pada aspek keamanan melalui ExpertGuardian.
Fitur yang tersedia mencakup dukungan Microsoft Secured-core PC, BIOS komersial yang sesuai NIST SP 800-155, TPM 2.0, fingerprint sensor, opsi kamera IR, serta Webcam Shield. ASUS juga menyertakan McAfee Premium selama satu tahun.
Lapisan keamanan tersebut memperluas fungsi ExpertBook P3 G2 (AMD) dari sekadar perangkat produktivitas menjadi laptop yang dipersiapkan untuk kebutuhan lingkungan bisnis.
Fitur AI untuk Mendukung Produktivitas
ASUS turut memberikan serangkaian fitur berbasis AI. ASUS MyExpert dapat digunakan untuk membantu pencarian file dan manajemen tugas, sedangkan ASUS AI ExpertMeet menyediakan fitur seperti AI Meeting Minutes, terjemahan, dan watermark. Laptop ini juga memiliki AI Audio, AI Camera, serta tombol khusus Copilot.
Fitur tersebut memang tidak secara langsung menggantikan fungsi Excel, tetapi dapat melengkapi alur kerja pengguna. Sebagai contoh, setelah mengolah data dalam spreadsheet, pengguna mungkin harus mempresentasikan hasilnya melalui rapat daring atau menyusun tindak lanjut berdasarkan pertemuan. Di sinilah fitur produktivitas tambahan dapat memberikan manfaat.
ASUS ExpertBook P3 G2 (AMD) Cocok untuk Pekerjaan Spreadsheet Intensif
Jika kebutuhan utamanya adalah mencari laptop untuk excel yang juga mampu berkembang mengikuti kebutuhan bisnis, ASUS ExpertBook P3 G2 (AMD) menawarkan kombinasi yang menarik. Pilihan prosesor AMD Ryzen dengan 8 core dan 16 thread, RAM yang dapat ditingkatkan hingga 96GB, dua slot SSD hingga total 6TB, serta pilihan layar 14 atau 16 inci memberikan ruang yang luas untuk berbagai skenario pekerjaan.
Nilai tambah lainnya hadir melalui standar ketahanan MIL-STD 810H, keamanan ExpertGuardian, baterai hingga 70Wh, port yang lengkap, dan rangkaian fitur AI untuk produktivitas. ASUS juga mencantumkan garansi hingga tiga tahun termasuk baterai, serta dukungan seperti VIP Hotline, International Warranty, dan layanan Next-day Local On-Site Service.
Dengan kemampuan tersebut, ExpertBook P3 G2 (AMD) tidak hanya relevan sebagai laptop untuk excel, tetapi juga dapat menjadi perangkat kerja utama bagi entrepreneur, profesional, maupun bisnis yang membutuhkan performa, keamanan, kemudahan upgrade, dan mobilitas dalam satu perangkat.


