
JAKARTA, Canggih.id — Acer memperluas portofolio smart mobility dengan memperkenalkan Predator ES Thunder Pro, e-scooter terbaru yang menggabungkan performa, fitur keselamatan, durabilitas, dan konektivitas pintar.
Diperkenalkan dalam konferensi pers global next@Acer di Berlin, Jerman, Predator ES Thunder Pro diposisikan sebagai e-scooter untuk mobilitas harian sekaligus perjalanan jarak jauh dan penggunaan di berbagai kondisi medan.
Sebagai model paling bertenaga dalam lini Predator e-scooter, perangkat ini menggunakan motor DC penggerak roda belakang dengan daya nominal 500W. Daya output maksimumnya mencapai 1.600W, dengan torsi hingga 32 Nm dan kemampuan menanjak hingga 28%.
Motor 1.600W dan Torsi 32 Nm
Peningkatan performa menjadi salah satu fokus utama Predator ES Thunder Pro. Motor belakangnya dirancang untuk memberikan tenaga yang lebih kuat saat akselerasi maupun ketika melewati tanjakan.
Acer menyebut kombinasi output maksimum 1.600W dan torsi 32 Nm memungkinkan e-scooter beradaptasi dengan penggunaan di jalan perkotaan maupun medan yang lebih menantang.
Untuk membantu menjaga stabilitas, Predator ES Thunder Pro dibekali Traction Control System (TCS). Sistem ini menyesuaikan output tenaga secara real-time berdasarkan kondisi permukaan jalan, terutama ketika ban melewati permukaan basah atau memiliki tingkat cengkeraman rendah.
Ban Off-Road 10 Inci dan Suspensi Ganda
Predator ES Thunder Pro menggunakan ban off-road tubeless pneumatic berukuran 10 inci. Kombinasi tersebut dipadukan dengan suspensi rocker dan spring shock pada bagian depan maupun belakang.
Untuk perlindungan terhadap air, e-scooter ini memiliki rating IPX6. Acer menempatkan kombinasi ban, suspensi, dan perlindungan tersebut sebagai bagian dari karakter Predator ES Thunder Pro yang ditujukan untuk penggunaan intensif.
Sistem pengereman terdiri dari rem cakram depan serta rem cakram belakang dengan eABS. Dengan konfigurasi dua tuas rem, sistem ini dirancang untuk mendukung kontrol kendaraan dalam berbagai kondisi berkendara.
Jarak Tempuh hingga 70 Km
Predator ES Thunder Pro menggunakan baterai 48V 13Ah dengan kapasitas 624Wh. Dalam sekali pengisian daya, e-scooter ini diklaim mampu menempuh jarak hingga 70 kilometer.
Acer menyebut kapasitas tersebut ditujukan untuk mengurangi frekuensi pengisian daya, terutama bagi pengguna yang mengandalkannya untuk perjalanan jarak jauh maupun mobilitas intensif.
Kecepatan maksimum tercatat 20 km/jam atau 25 km/jam, bergantung pada regulasi setempat. Sementara kapasitas beban maksimumnya mencapai 120 kg.
Dengan baterai terpasang, bobot Predator ES Thunder Pro mencapai 26,5 kg. Dimensinya adalah 118 × 66 × 128 cm saat dibuka dan 118 × 66 × 50 cm ketika dilipat.
Ada Lampu RGB dan Daytime Running Light
Untuk aspek visibilitas, Acer membekali Predator ES Thunder Pro dengan front daytime running lights serta side RGB ambient lighting.
Selain memberikan elemen visual pada e-scooter, pencahayaan tersebut dirancang untuk membantu meningkatkan visibilitas saat digunakan pada siang maupun malam hari. Sistem pencahayaan lengkapnya mencakup lampu depan, belakang, rem, lampu sein, daytime running light, serta RGB ambient lighting.
Terhubung ke Find My dan Find Hub
Salah satu pembeda Predator ES Thunder Pro dibanding e-scooter konvensional adalah integrasi fitur konektivitas.
Acer menyediakan dukungan Find My dan Find Hub untuk membantu pengguna melacak lokasi kendaraan. Melalui kedua platform tersebut, pengguna dapat memantau posisi e-scooter.
Selain itu, aplikasi Acer eMobility memungkinkan pengguna memantau status kendaraan, kapasitas baterai, serta data berkendara secara real-time.
Aplikasi tersebut juga dapat digunakan untuk mengatur electronic lock, pencahayaan, dan sejumlah pengaturan perangkat.
Bisa Dikendalikan dengan Perintah Suara AI
Acer juga memasukkan fitur AI Voice Command ke dalam Predator ES Thunder Pro.
Melalui smartphone atau smartwatch, pengguna dapat memberikan perintah suara untuk melakukan sejumlah fungsi, termasuk mengunci atau membuka kunci e-scooter, mengecek level baterai, dan mengontrol pencahayaan.
Dengan demikian, konsep smart mobility yang dibawa Acer tidak hanya berkaitan dengan performa motor, tetapi juga bagaimana kendaraan dapat terhubung dengan perangkat dan layanan digital yang digunakan sehari-hari.
Spesifikasi Acer Predator ES Thunder Pro
| Spesifikasi | Predator ES Thunder Pro |
|---|---|
| Model | PES037 |
| Motor | 500W rear-drive |
| Output maksimum | 1.600W |
| Torsi maksimum | 32 Nm |
| Kemampuan tanjakan | 28% |
| Baterai | 48V 13Ah (624Wh) |
| Jarak tempuh maksimum | 70 km |
| Kecepatan maksimum | 20/25 km/jam, tergantung regulasi |
| Beban maksimum | 120 kg |
| Bobot dengan baterai | 26,5 kg |
| Ban | 10 inci tubeless pneumatic off-road |
| Rem | Cakram depan, cakram + eABS belakang |
| Suspensi | Rocker suspension + spring shock depan dan belakang |
| Rating air | IPX6 |
| Mode berkendara | Pedestrian, ECO, D, S, Cruise Control* |
| Fitur pintar | Acer eMobility, AI Voice Command, Motor eLock, TCS, Find My, Find Hub |
*Ketersediaan fitur tertentu mengikuti regulasi setempat. Spesifikasi dirangkum dari tabel spesifikasi resmi dalam materi Acer.
Belum Ada Harga dan Jadwal Indonesia
Predator ES Thunder Pro diperkenalkan secara global dalam ajang next@Acer di Berlin. Namun, Acer belum mencantumkan harga maupun jadwal ketersediaan produk di Indonesia dalam materi peluncuran ini.
Acer menyatakan bahwa spesifikasi, harga, dan ketersediaan dapat berbeda di setiap kawasan. Informasi untuk pasar Indonesia akan tersedia melalui kanal Acer Indonesia.
Dengan kombinasi motor hingga 1.600W, torsi 32 Nm, jarak tempuh hingga 70 km, TCS, ban off-road 10 inci, serta fitur seperti Find My, Find Hub, Acer eMobility, dan AI Voice Command, Predator ES Thunder Pro memperlihatkan arah pengembangan e-scooter Acer yang tidak hanya mengejar performa, tetapi juga mengintegrasikan aspek keselamatan dan konektivitas digital.


