Home Enterprise ITSEC Asia Luncurkan Cyber & AI Academy untuk Perkuat Talenta Digital Indonesia

ITSEC Asia Luncurkan Cyber & AI Academy untuk Perkuat Talenta Digital Indonesia

PT ITSEC Asia Tbk (IDX: CYBR) resmi meluncurkan ITSEC Cyber & AI Academy di Jakarta. Akademi ini dirancang untuk membantu meningkatkan kompetensi talenta Indonesia di bidang cybersecurity dan artificial intelligence (AI) melalui pembelajaran berbasis praktik, simulasi, asesmen, serta pengalaman yang disesuaikan dengan kebutuhan dunia kerja.

Peluncuran ITSEC Cyber & AI Academy dilakukan pada 10 Agustus 2026 di kantor pusat ITSEC Asia, Jakarta. Academy tersebut memanfaatkan pengalaman 16 tahun ITSEC Asia di industri cybersecurity untuk menghadirkan program pengembangan kompetensi yang ditujukan bagi profesional maupun organisasi.

Kehadiran akademi ini juga merespons meningkatnya kebutuhan terhadap tenaga profesional yang tidak hanya memahami teknologi AI, tetapi juga mampu mengembangkan dan mengamankannya.

Indonesia Masih Kekurangan Talenta Digital

Kebutuhan terhadap talenta cybersecurity dan AI semakin besar seiring percepatan digitalisasi dan adopsi AI di berbagai sektor.

Organisasi membutuhkan tenaga profesional yang mampu menghadapi ancaman siber, menguji ketahanan sistem, membangun solusi berbasis AI, serta memahami aspek keamanan dan tata kelola teknologi.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Nezar Patria, menyebut Indonesia membutuhkan sekitar 9 juta talenta digital pada 2030, sementara saat ini jumlahnya baru sekitar 3 juta.

Menurutnya, kesenjangan tersebut membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, industri, dan institusi pendidikan. ITSEC Cyber & AI Academy menjadi salah satu inisiatif industri yang dapat berkontribusi terhadap penguatan talenta di bidang cybersecurity dan AI.

ITSEC Cyber & AI Academy Punya Dua Fokus Utama

ITSEC Cyber & AI Academy mengembangkan dua fokus pembelajaran utama, yakni Cybersecurity Academy: Defend & Attack dan AI Academy: Build & Govern.

1. Cybersecurity Academy: Defend & Attack

Fokus Defend & Attack ditujukan untuk membangun kemampuan peserta dalam memahami, menguji, mempertahankan, dan merespons ancaman siber.

Pendekatan ini memberikan peserta perspektif dari sisi defensif maupun ofensif. Dengan demikian, peserta tidak hanya memahami bagaimana sistem dilindungi, tetapi juga bagaimana kerentanan dalam sistem dapat ditemukan dan diuji.

2. AI Academy: Build & Govern

Sementara itu, Build & Govern berfokus pada kemampuan membangun, menerapkan, dan mengelola teknologi AI dengan mempertimbangkan aspek keamanan serta tata kelola.

Fokus ini dirancang untuk menjawab kebutuhan organisasi yang semakin banyak menggunakan AI dalam proses bisnis maupun pengambilan keputusan.

Dengan dua jalur tersebut, ITSEC Cyber & AI Academy tidak hanya menempatkan AI sebagai kemampuan teknis, tetapi juga memperhatikan aspek keamanan dan governance dalam penerapannya.

Pembelajaran Berbasis Praktik dan Simulasi

Salah satu pendekatan utama ITSEC Cyber & AI Academy adalah practitioner-led learning. Artinya, pengalaman praktis menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran.

Peserta dapat menjalani rangkaian pengembangan kompetensi yang mencakup asesmen, pembelajaran, praktik, dan evaluasi.

Yulius C. Rusli, President Director ITSEC Cyber & AI Academy, mengatakan program tersebut dirancang berdasarkan kebutuhan nyata yang dihadapi profesional di lapangan.

Peserta tidak hanya mempelajari konsep cybersecurity dan AI, tetapi juga mendapatkan kesempatan menguji kemampuan melalui asesmen, pembelajaran adaptif, serta simulasi yang dirancang menyerupai kondisi pekerjaan.

Lima Teknologi Pendukung ITSEC Cyber & AI Academy

Untuk mendukung proses pembelajaran, ITSEC Cyber & AI Academy mengembangkan ekosistem teknologi yang mencakup asesmen, pembelajaran, pengembangan kompetensi, simulasi, dan cyber awareness.

Ekosistem tersebut terdiri dari:

AKSI atau Asesmen Kompetensi Sistematis dan Integratif digunakan untuk mengidentifikasi kompetensi kandidat, termasuk kemampuan teknis, aptitude, dan soft skills.

CAKRA atau Capaian Akademik Kompetensi Siber Resiliensi Akselerasi digunakan untuk mendukung pengelolaan pembelajaran dan kompetensi dalam satu lingkungan pembelajaran.

SAKTI atau Sistem AI untuk Kompetensi, Teknologi, dan Inovasi menyediakan pembelajaran adaptif untuk bidang AI, cybersecurity, intelligence, data, dan programming. Sistem ini juga dilengkapi evaluasi yang dipersonalisasi, proctoring, dan fitur anti-cheating.

PERISAI atau Platform Emulasi Realistik untuk Intelijen Siber dan Ancaman Infrastruktur menyediakan cyber range berbasis AI untuk mensimulasikan skenario cybersecurity, AI security, dan intelligence.

Sementara JAGA atau Jaringan Awareness dan Governance untuk Aset Nasional mendukung kebutuhan cyber awareness organisasi melalui simulasi phishing berbasis AI, pelatihan interaktif, dan analitik kinerja.

Dengan ekosistem tersebut, proses asesmen, pembelajaran, praktik, simulasi, dan evaluasi dapat dihubungkan dalam satu perjalanan pengembangan kompetensi.

ITSEC CyberTalent Dukung Talenta Muda Indonesia

Selain meluncurkan Academy, ITSEC Asia juga memperkuat pengembangan talenta melalui program ITSEC CyberTalent.

Program ini ditujukan untuk mendukung talenta muda Indonesia yang memiliki potensi di bidang cybersecurity melalui akses terhadap pembelajaran, pendampingan, dan pengalaman industri.

Dalam peluncuran ITSEC Cyber & AI Academy, ITSEC Asia turut memberikan dukungan kepada Ibrahim Al Abrar, pelajar asal Boyolali, Jawa Tengah.

Ibrahim sebelumnya menerima Letter of Appreciation dari National Aeronautics and Space Administration (NASA) setelah menemukan dan melaporkan kerentanan keamanan pada salah satu sistem publik NASA melalui program Vulnerability Disclosure Policy (VDP).

Dukungan ITSEC Asia mencakup perangkat untuk menunjang pembelajaran cybersecurity, pelatihan privat bersama ahli cybersecurity ITSEC Asia, serta kesempatan mengikuti program magang di ITSEC Asia setelah memenuhi persyaratan yang berlaku.

ITSEC Asia Ingin Bangun Pipeline Talenta Cybersecurity dan AI

Peluncuran ITSEC Cyber & AI Academy menjadi bagian dari kontribusi ITSEC Asia terhadap pengembangan ekosistem digital Indonesia.

Menurut perusahaan, pengembangan talenta cybersecurity dan AI membutuhkan kolaborasi antara industri, pemerintah, institusi pendidikan, dan komunitas teknologi agar kompetensi profesional dapat terus mengikuti perkembangan teknologi dan kebutuhan dunia kerja.

ITSEC Asia menyatakan Academy akan terus mengembangkan program pembelajaran, memperluas kolaborasi dengan berbagai institusi, serta menghadirkan inisiatif pengembangan talenta untuk mendukung kebutuhan sumber daya manusia di bidang cybersecurity dan AI di Indonesia.

Dengan demikian, ITSEC Cyber & AI Academy tidak hanya berfokus pada pelatihan teknis cybersecurity dan AI, tetapi juga membangun jalur pengembangan kompetensi yang menghubungkan asesmen, pembelajaran, praktik, simulasi, hingga evaluasi dalam satu ekosistem.