Home Laptop Acer TravelMate P6 AI Diuji Brutal di Marapthon Season 3, Dijatuhkan hingga...

Acer TravelMate P6 AI Diuji Brutal di Marapthon Season 3, Dijatuhkan hingga Diinjak Tetap Menyala

Laptop bisnis biasanya identik dengan desain elegan dan performa stabil untuk kebutuhan kerja. Namun kali ini, Acer mencoba menunjukkan sisi berbeda lewat pengujian ekstrem yang dilakukan pada laptop premium mereka, yaitu Acer TravelMate P6 AI.

Dalam sesi livestream Marapthon Season 3 bersama Reza Arap, AAA Clan, dan Denny Sumargo, laptop ini mendapat perlakuan yang bisa dibilang cukup brutal. Mulai dari dijatuhkan, dilempar, hingga diinjak langsung di depan penonton.

Alih-alih hanya memperlihatkan skor benchmark atau performa sintetis, Acer justru memilih pendekatan yang lebih dekat dengan kekhawatiran pengguna sehari-hari: seberapa tahan sebuah laptop ketika mengalami insiden tak terduga?

Diuji Ekstrem, Laptop Tetap Berfungsi

Yang menarik, setelah berbagai pengujian ekstrem tersebut dilakukan, Acer TravelMate P6 AI masih tetap menyala dan dapat digunakan tanpa kendala berarti. Momen ini menjadi cara Acer membuktikan bahwa durabilitas perangkat mereka bukan sekadar klaim pemasaran.

Ketahanan tersebut memang cukup masuk akal jika melihat material dan sertifikasi yang dibawa laptop ini. Acer menggunakan kombinasi carbon fiber pada bagian cover dan chassis magnesium-aluminium untuk menjaga keseimbangan antara bobot ringan dan kekuatan bodi.

Laptop ini juga sudah mengantongi sertifikasi MIL-STD-810H yang umum digunakan untuk mengukur ketahanan perangkat dalam berbagai kondisi penggunaan.

Spesifikasi Acer TravelMate P6 AI

Tidak hanya fokus pada ketahanan, Acer TravelMate P6 AI juga hadir dengan spesifikasi yang ditujukan untuk pengguna profesional dan produktivitas modern berbasis AI.

Laptop ini ditenagai prosesor Intel Core Ultra (Series 2) dengan dukungan NPU hingga 48 TOPS dan total performa AI mencapai 120 TOPS. Acer juga membawanya sebagai Copilot+ PC lengkap dengan Intel Evo Edition dan Intel vPro.

Kombinasi tersebut membuat performanya dirancang tetap responsif untuk multitasking, workflow profesional, hingga kebutuhan komputasi AI harian.

Untuk sektor visual, Acer menyematkan layar 14 inci beresolusi WQXGA+ (2880 x 1800) dengan aspect ratio 16:10 dan tingkat kecerahan hingga 400 nits. Desain bezel tipis juga membuat area tampil terasa lebih luas dan modern.

Bobot Ringan dengan Fitur Modern

Salah satu daya tarik utama TravelMate P6 AI ada pada desainnya yang sangat ringan, bahkan memiliki bobot di bawah 1 kilogram. Hal ini membuat laptop tetap nyaman dibawa bepergian tanpa mengorbankan durabilitas.

Dari sisi konektivitas, laptop ini sudah mendukung berbagai fitur modern seperti Wi-Fi 7, Bluetooth 5.4, Thunderbolt 4, HDMI 2.1, hingga webcam 5MP dengan shutter bawaan untuk menjaga privasi pengguna.

Acer juga melengkapi perangkat ini dengan layanan purna jual berupa garansi hingga tiga tahun dan Acer Accidental Damage Protection (AADP). Perlindungan tambahan tersebut cukup relevan untuk pengguna dengan mobilitas tinggi yang rentan mengalami insiden tidak disengaja saat menggunakan laptop.

Acer Tunjukkan Durabilitas Bukan Sekadar Klaim

Lewat pengujian unik di Marapthon Season 3, Acer tampaknya ingin menunjukkan bahwa laptop bisnis tidak hanya soal performa tinggi dan desain premium, tetapi juga soal ketahanan untuk penggunaan jangka panjang.

Dengan kombinasi spesifikasi AI modern, bodi ringan, serta durabilitas yang diperlihatkan langsung di depan publik, Acer TravelMate P6 AI menjadi salah satu laptop premium yang menarik untuk pengguna profesional dengan mobilitas tinggi.