
Franciscus Adam resmi ditetapkan sebagai Ketua baru iCIO Community untuk periode 2026–2028. Penetapan tersebut dilakukan melalui mekanisme voting dalam agenda Rapat Umum Anggota (RUA) Tahunan yang berlangsung di Park Hyatt Jakarta pada 6 Mei 2026.
Pemilihan ketua baru ini menjadi bagian dari komitmen iCIO Community dalam menjaga tata kelola organisasi yang transparan, partisipatif, serta berorientasi pada keberlanjutan komunitas. Proses voting diikuti oleh anggota aktif dari berbagai sektor industri di Indonesia, memperlihatkan semangat kolaborasi lintas industri yang selama ini menjadi fondasi utama komunitas tersebut.
Tandai 10 Tahun Perjalanan iCIO Community
Tahun 2026 juga menjadi momen penting bagi iCIO Community karena menandai 10 tahun eksistensi legal formal komunitas tersebut. Meski secara resmi berbadan hukum sejak 2016, komunitas ini sebenarnya telah terbentuk sejak 2013 sebagai ruang kolaborasi bagi para pemimpin teknologi informasi di Indonesia.
Selama lebih dari satu dekade, iCIO Community berkembang menjadi ekosistem aktif yang menghadirkan berbagai forum diskusi strategis, riset industri, mentorship, hingga program pengembangan generasi CIO berikutnya.
Ketua iCIO Community periode 2024–2026 sekaligus Director & Chief Information Technology Officer XLSMART, Yessie Yosetya, menyampaikan apresiasinya kepada seluruh anggota dan mitra yang telah mendukung perkembangan komunitas selama masa kepemimpinannya.
Menurutnya, kolaborasi antar IT Leaders selama dua tahun terakhir berhasil membawa dampak besar bagi perkembangan komunitas. Ia juga optimistis kepengurusan baru dapat melanjutkan fondasi yang telah dibangun dan membawa iCIO Community ke level berikutnya.
Fokus Perluas Jejaring dan Penguatan Value Anggota
Sebagai ketua baru, Franciscus Adam atau yang akrab disapa Frans menegaskan komitmennya untuk melanjutkan pencapaian komunitas sekaligus membawa iCIO Community memasuki fase pertumbuhan berikutnya.
Ia menyebut iCIO Community memiliki peran penting sebagai rumah bagi para IT Leaders Indonesia untuk berbagi insight, membangun kolaborasi nyata, dan menjadi platform pengembangan kapasitas kepemimpinan digital.
Ke depan, kepengurusan baru disebut akan fokus memperkuat value bagi anggota, memperluas jejaring strategis, serta mendorong kontribusi yang lebih besar bagi ekosistem digital nasional.
Founder dan Advisor iCIO Community, Harry Surjanto, juga menilai regenerasi kepemimpinan menjadi bagian penting dari keberlanjutan komunitas. Pergantian kepemimpinan dinilai bukan hanya sekadar estafet jabatan, tetapi juga momentum untuk menghadirkan energi dan perspektif baru bagi para IT Leaders Indonesia.
Executive Gathering Bahas Tantangan Leadership Baru
Setelah agenda Rapat Umum Anggota, acara dilanjutkan dengan Executive Gathering yang menghadirkan forum diskusi eksklusif bagi para pemimpin bisnis dan teknologi.
Tahun ini, tema yang diangkat adalah “The New Leadership Challenge: High Expectations, Tougher Markets”, yang membahas tantangan baru para pemimpin dalam menghadapi ekspektasi bisnis yang semakin tinggi di tengah kondisi pasar yang kompetitif dan dinamis.
Diskusi tersebut menghadirkan Shirley Santoso yang membahas strategi leadership dan business transformation, serta Brando Lubis yang membagikan pandangan mengenai peran teknologi dan innovation readiness dalam mendukung daya saing organisasi.
Melalui rangkaian agenda tersebut, iCIO Community kembali menegaskan komitmennya untuk terus menjadi wadah kolaborasi para pemimpin TI lintas industri dalam mendorong inovasi dan kemajuan ekosistem digital Indonesia.



