
PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk mencatat lonjakan trafik layanan data sebesar 21% selama periode Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Peningkatan ini terjadi pada rentang 19–29 Maret 2026, sekaligus tumbuh 7% dibandingkan periode Lebaran tahun sebelumnya.
Lonjakan tersebut sejalan dengan tingginya mobilitas masyarakat selama musim mudik Lebaran 2026 yang diperkirakan mencapai sekitar 140 juta orang di seluruh Indonesia. Aktivitas digital pun ikut meningkat signifikan, terutama di wilayah tujuan mudik dan destinasi wisata.
Lonjakan Trafik Tertinggi Terjadi di Area Wisata dan Jalur Mudik
Berdasarkan pemantauan Customer Experience & Service Operation Center (CESOC), peningkatan trafik paling signifikan terjadi di daerah-daerah tujuan perjalanan. Kabupaten Pemalang mencatat kenaikan hingga 87%, sementara kawasan wisata Dieng Plateau bahkan melonjak hingga 562% dibandingkan hari normal sebelum Ramadan.
Secara regional, Jawa Tengah menjadi wilayah dengan kenaikan trafik tertinggi sekitar 50%, diikuti oleh Nusa Tenggara Barat sebesar 45% dan Lampung sebesar 34%. Jawa Timur mencatat peningkatan sebesar 32%, sementara Sumatra Barat dan Jawa Barat masing-masing tumbuh sekitar 31%.
Di sisi lain, wilayah Jabodetabek justru mengalami penurunan trafik dibandingkan hari normal. Hal ini sejalan dengan pergerakan masyarakat yang meninggalkan kawasan tersebut untuk mudik ke berbagai daerah.
Messaging dan Gaming Jadi Aktivitas Digital Favorit
Selama Ramadan dan Lebaran, pola penggunaan data menunjukkan dominasi aktivitas komunikasi dan hiburan digital. Layanan instant messaging mengalami peningkatan paling tinggi, yakni sekitar 60%, disusul oleh web browsing sebesar 37% dan online gaming sebesar 34%. Media sosial juga mengalami kenaikan sekitar 30%, sementara layanan streaming meningkat sebesar 24%.
Pada kategori platform, Disney+ Hotstar mencatat lonjakan tertinggi hingga 133%, diikuti oleh Netflix sebesar 51%, TikTok sebesar 28%, dan YouTube sebesar 18%.
Sementara itu, penggunaan WhatsApp meningkat hingga 64%, mencerminkan tingginya aktivitas komunikasi dan silaturahmi digital selama momen Ramadan dan Idul Fitri.
Navigasi dan Transportasi Ikut Terdongkrak
Aplikasi navigasi seperti Google Maps dan Waze juga mengalami peningkatan akses hingga sekitar 48%, menunjukkan tingginya kebutuhan masyarakat dalam memantau rute perjalanan selama mudik.
Di sektor transportasi, lonjakan trafik signifikan terjadi di Bandara Internasional Kualanamu yang meningkat sebesar 188% serta Pelabuhan Gilimanuk yang melonjak hingga 425%. Hal ini memperkuat gambaran tingginya mobilitas masyarakat selama periode Lebaran.
Strategi XLSMART Jaga Kualitas Jaringan
Untuk menjaga kualitas layanan tetap optimal, XLSMART telah melakukan berbagai langkah strategis sejak sebelum Ramadan. Perusahaan meningkatkan kapasitas jaringan hingga dua kali lipat dibandingkan hari normal serta memperkuat jaringan di jalur mudik utama, bandara, pelabuhan, terminal, rest area, dan destinasi wisata. Selain itu, mobile BTS ditempatkan di sejumlah titik dengan lonjakan trafik tinggi guna memastikan konektivitas tetap stabil.
Optimalisasi jaringan 4G juga dilakukan bersamaan dengan perluasan cakupan 5G di berbagai kota untuk meningkatkan pengalaman digital pelanggan.
Adopsi 5G Semakin Meningkat
Pemanfaatan jaringan 5G XLSMART mengalami peningkatan selama periode Ramadan dan Lebaran, khususnya di kota-kota yang telah terjangkau layanan ini seperti Jakarta dan Surabaya. Pelanggan memanfaatkan jaringan 5G untuk berbagai aktivitas berkecepatan tinggi, mulai dari streaming video berkualitas tinggi, berbagi konten di media sosial, hingga bermain game online selama perjalanan.
Saat ini, XLSMART melayani sekitar 73 juta pelanggan dengan dukungan lebih dari 225 ribu BTS yang mencakup jaringan 4G dan 5G di berbagai wilayah Indonesia. Infrastruktur ini juga diperkuat oleh jaringan tulang punggung fiber optik yang menjangkau sebagian besar wilayah Tanah Air.
Komitmen Jangka Panjang Perkuat Infrastruktur Digital
Ke depan, XLSMART berkomitmen untuk terus memperkuat investasi jaringan guna mendukung kebutuhan konektivitas digital yang terus berkembang. Fokus utama perusahaan mencakup pengembangan jaringan 5G, fiberisasi jaringan, modernisasi infrastruktur, serta peningkatan kapasitas dan kualitas layanan data bagi pelanggan di seluruh Indonesia.



