
JAKARTA — Industri perbankan tengah memasuki fase baru ketika kecerdasan buatan (AI) tidak lagi hanya digunakan sebagai teknologi pendukung, tetapi mulai ditempatkan lebih dekat dengan sistem inti yang menjalankan berbagai proses keuangan.
Menjawab kebutuhan tersebut, Mambu memperkenalkan Intelligent Core, sebuah arsitektur teknologi yang mengintegrasikan core banking, pembayaran, dan agentic AI dalam satu platform yang terbuka dan composable.
Mambu mengumumkan Intelligent Core pada 2 September 2026 di Amsterdam, Belanda. Konsep ini menyatukan Mambu Core, Mambu Payments, dan Mambu Agentic, dengan tujuan menghubungkan kapabilitas AI secara langsung ke berbagai lapisan sistem perbankan.
Langkah tersebut menjadi penting karena banyak institusi keuangan masih menjalankan AI di atas sistem core banking legacy yang pada dasarnya tidak dirancang untuk menghadirkan kecerdasan secara real-time maupun menjalankan tindakan secara otonom.
Dari AI sebagai Asisten Menjadi AI yang Terhubung ke Core Banking
Selama ini, penerapan AI di industri keuangan kerap berlangsung di lapisan terpisah dari sistem inti. Kondisi tersebut dapat membuat AI memiliki akses terbatas terhadap data dan konteks yang dibutuhkan untuk menghasilkan keputusan secara cepat.
Mambu mengambil pendekatan berbeda melalui Mambu Agentic, yaitu lapisan kecerdasan berbasis AI yang terintegrasi secara native dengan sistem core.
Kapabilitas tersebut mencakup konektivitas AI, specialised agents, hingga workflow otonom yang terhubung langsung ke core banking. Ketika dikombinasikan dengan Mambu Core dan Mambu Payments, seluruh komponen tersebut membentuk Intelligent Core.
Arsitektur ini dirancang untuk membantu institusi keuangan mempercepat eksekusi, mengurangi beban operasional, sekaligus menghadirkan layanan yang lebih personal dalam skala besar.
Dengan kata lain, fokusnya bukan sekadar membuat AI mampu “menjawab”, tetapi membuat AI mampu memahami konteks, melakukan penalaran berdasarkan aturan, dan menjalankan tindakan sesuai kewenangan yang diberikan.
Tiga Lapisan Utama Mambu Agentic
Dalam Intelligent Core, Mambu memperkenalkan tiga lapisan kapabilitas pada solusi agentic AI-nya.
1. Model Context Protocol (MCP)
Lapisan pertama adalah Model Context Protocol (MCP).
Teknologi ini memungkinkan AI agents perusahaan terhubung langsung dengan sistem core banking dan pembayaran untuk mengakses data serta konteks secara real-time.
Mambu menyebut pendekatan tersebut memungkinkan konektivitas tanpa membutuhkan integrasi yang kompleks.
Bagi institusi keuangan, akses terhadap konteks secara langsung menjadi penting karena keputusan yang berkaitan dengan layanan finansial membutuhkan data yang relevan dan aktual.
2. AI Insights
Lapisan kedua adalah AI Insights, yang berfungsi sebagai lapisan data terkurasi untuk memastikan data yang digunakan sebagai dasar penalaran AI agents tetap tepercaya.
AI Insights juga dirancang untuk menghasilkan wawasan berbasis AI secara berkelanjutan mengenai berbagai aspek bisnis, mulai dari peluang pertumbuhan, risiko, hingga anomali di seluruh portofolio dan operasional.
Wawasan tersebut kemudian dapat menghasilkan informasi yang dapat ditindaklanjuti secara otomatis.
3. Agents
Lapisan ketiga adalah Agents, yakni action agents siap pakai yang dapat mengumpulkan data, melakukan penalaran berdasarkan aturan dan batasan yang dapat dikonfigurasi, serta mengambil tindakan sesuai kewenangan yang diberikan.
Yang menarik, agents tersebut juga dirancang untuk dapat menjelaskan tindakan dan keputusan yang dibuat.
Kapabilitasnya dapat dikonfigurasi agar mengikuti kebijakan, batas persetujuan, serta logika bisnis masing-masing institusi keuangan.
Intelligent Core Satukan AI dan Ledger
Salah satu aspek penting dari pendekatan Mambu adalah upaya menghubungkan kecerdasan AI dengan ledger dalam satu arsitektur terbuka.
Menurut Mambu, Intelligent Core memungkinkan institusi keuangan meluncurkan produk dan layanan dengan lebih cepat, mengotomatisasi pekerjaan operasional dengan volume tinggi, serta menghadirkan layanan yang instan dan personal dalam skala besar.
Konsep tersebut pada akhirnya membawa AI lebih dekat ke aktivitas inti perbankan.
AI tidak hanya ditempatkan sebagai lapisan analitik atau antarmuka percakapan, tetapi menjadi bagian dari arsitektur yang dapat berinteraksi dengan sistem inti berdasarkan batasan, kewenangan, dan logika bisnis yang telah ditentukan.
Bagi sektor keuangan, pendekatan ini juga menjawab salah satu tantangan terbesar dalam adopsi AI: bagaimana mendapatkan manfaat otomasi dan kecerdasan AI tanpa mengabaikan kontrol, auditabilitas, serta tata kelola.
AI untuk Perbankan Harus Bisa Diaudit dan Dikendalikan
Fernando Zandona, Chief Executive Officer Mambu, mengatakan Intelligent Core merupakan visi perusahaan terhadap masa depan industri jasa keuangan, ketika core banking, pembayaran, dan agentic AI dapat bekerja sebagai satu kesatuan.
Menurutnya, Mambu Agentic dirancang agar AI agents dapat terhubung langsung dengan ledger, melakukan penalaran berdasarkan batasan yang ketat, mengambil tindakan sesuai kewenangan, sekaligus menjelaskan setiap keputusan.
Kapabilitas tersebut juga dapat dikonfigurasi, diaudit, dan dikembangkan sesuai kebutuhan institusi.
Pendekatan tersebut menunjukkan bahwa tantangan penerapan AI di sektor perbankan bukan lagi sekadar persoalan apakah AI dapat digunakan.
Persoalan berikutnya adalah bagaimana AI dapat digunakan secara aman, andal, terukur, dan tetap berada dalam kontrol institusi keuangan.
Composable Banking Menjadi Fondasi Intelligent Core
Intelligent Core merupakan kelanjutan dari pendekatan composable banking yang dikembangkan Mambu.
Mambu telah membantu institusi keuangan membangun dan memodernisasi layanan simpanan, pinjaman, serta perbankan syariah selama 15 tahun. Melalui pendekatan composable, berbagai komponen, sistem, dan konektor dapat dirangkai sesuai kebutuhan bisnis.
Kini, fondasi tersebut diperluas dengan AI agents, workflow otonom, dan kecerdasan real-time.
Mambu menyebut platformnya mendukung berbagai kebutuhan, termasuk core banking, simpanan, pinjaman, perbankan syariah, pembayaran, serta otomasi berbasis agentic AI.
Pendekatan composable juga memungkinkan institusi keuangan tidak harus melakukan transformasi infrastruktur secara sekaligus. Komponen dapat dikonfigurasi dan dikembangkan sesuai kebutuhan bisnis.
Lebih dari 260 Pelanggan di 65 Negara
Mambu didirikan pada 2011 dan mengembangkan platform cloud banking untuk generasi baru institusi keuangan.
Perusahaan menyebut telah dipercaya oleh lebih dari 260 pelanggan di lebih dari 65 negara, termasuk Western Union, Commonwealth Bank of Australia, N26, BancoEstado, Raiffeisen Bank, ABN AMRO, dan Bank Islam.
Dengan Intelligent Core, Mambu ingin membawa konsep composable banking ke tahap berikutnya: sebuah sistem perbankan yang bukan hanya fleksibel dan mudah dikembangkan, tetapi juga mampu memanfaatkan kecerdasan AI secara lebih dekat dengan data, ledger, pembayaran, serta proses operasional.
Apa Itu Intelligent Core Mambu?
Intelligent Core adalah arsitektur teknologi Mambu yang mengintegrasikan core banking, pembayaran, dan agentic AI dalam satu platform terbuka dan composable. Konsep ini menggabungkan Mambu Core, Mambu Payments, dan Mambu Agentic untuk memungkinkan AI bekerja lebih dekat dengan sistem inti perbankan.
Apa Fungsi Mambu Agentic?
Mambu Agentic menghadirkan lapisan AI yang terintegrasi secara native dengan core banking. Kapabilitasnya mencakup AI connectivity, specialised agents, AI Insights, serta workflow otonom yang dapat mengambil tindakan berdasarkan aturan, kewenangan, dan logika bisnis yang dikonfigurasi institusi.
Mengapa AI Terhubung ke Core Banking Penting?
Koneksi langsung memungkinkan AI mengakses data dan konteks secara real-time, sehingga dapat membantu menghasilkan insight, mengidentifikasi peluang dan risiko, serta menjalankan tindakan tertentu tanpa harus bergantung pada rangkaian integrasi yang kompleks.
Apakah AI Agents Mambu Bisa Mengambil Keputusan Sendiri?
Agents Mambu dirancang untuk melakukan penalaran dan mengambil tindakan sesuai batasan, aturan, kebijakan, serta kewenangan yang telah dikonfigurasi. Setiap tindakan dan keputusan juga dirancang agar dapat dijelaskan dan diaudit.
AI Perbankan Memasuki Fase Baru
Peluncuran Intelligent Core memperlihatkan arah evolusi teknologi perbankan: dari sistem yang sekadar menyimpan dan memproses transaksi menuju arsitektur yang mampu menggabungkan data, ledger, pembayaran, otomasi, dan kecerdasan AI.
Bagi bank, fintech, perusahaan pembiayaan, koperasi kredit, hingga institusi keuangan lainnya, tantangannya bukan hanya menghadirkan AI, tetapi membangun fondasi agar AI dapat digunakan secara bertanggung jawab dalam operasional sehari-hari.
Di titik inilah pendekatan Mambu menjadi relevan. Dengan menggabungkan composable banking dan agentic AI, Intelligent Core diarahkan untuk membuat teknologi perbankan lebih adaptif, otomatis, personal, sekaligus tetap berada dalam batas kontrol yang dapat dikonfigurasi dan diaudit.


