Home Apps & Platform OnZoom: Pengguna Zoom Kini Bisa Menghasilkan Uang dari Event Online

OnZoom: Pengguna Zoom Kini Bisa Menghasilkan Uang dari Event Online

Privasi Zoom Bermasalah


Sebentar lagi, Anda tak hanya memakai Zoom untuk meeting online atau kelas virtual. Anda bisa memilih konser, workshop atau kelas tutorial yang menarik, untuk kemudian membeli tiket dan mengikuti event-nya.

Di masa pandemi ini, Anda telah terbiasa menggunakan Zoom untuk menghadiri rapat kerja, kelas online atau workshop. Memanfaatkan tren ini, Zoom telah memulai pengujian beta untuk layanan baru bernama OnZoom. Layanan ini memungkinkan pengguna Zoom untuk menyelenggarakan dan memonetisasi acara online.

Jika Anda pernah menggunakan aplikasi seperti Eventbrite dan Meetup, kira-kira OnZoom akan menawarkan layanan yang mirip dengan keduanya.

Sebagai peserta, Anda dapat mencari dan menemukan workshop, kelas, dan acara virtual yang menarik untuk dihadiri. Anda akan dapat berpartisipasi langsung melalui Zoom dan membayarnya menggunakan kartu kredit atau akun PayPal.

Anda juga memiliki opsi untuk menghadiahkan tiket OnZoom kepada teman dan anggota keluarga Anda.

Wakil Zoom mengatakan kepada NBC News bahwa mereka tidak akan memotong hasil penjualan tiket online yang didapat oleh penyelenggara event selama pengujian beta. Langkah ini kemungkinan akan terus dipertahankan hingga akhir 2020. Namun sebagai catatan, hanya pengguna Zoom berbayar yang dapat menyelenggarakan dan memonetisasi acara virtual saat ini.

Zoom bukanlah perusahaan pertama yang mencoba dan menghasilkan uang dari konsep tersebut. Pada bulan September, inkubator Google Area 120 merilis Fundo, sebuah aplikasi yang memungkinkan para YouTuber dan influencer untuk menyelenggarakan acara online berbayar. Bahkan di awal pandemi, Airbnb mulai menawarkan versi online dari workshop dan tour.

Enkripsi End to End

Dalam posting blog terpisah, Zoom juga mengumumkan akan mulai meluncurkan enkripsi end to en (E2EE) untuk penggunanya minggu depan. Enkripsi ini tidak diaktifkan secara default, jadi Anda perlu mempelajari setting Zoom untuk dapat mengaktifkan fitur tersebut. Dan, setiap orang yang terlibat dalam meeting Zoom harus memiliki pengaturan yang tepat sebelum Zoom menggunakan E2EE. Anda akan tahu jika Anda terenkripsi dengan melihat kemunculan ikon perisai warna hijau di bagian kiri atas antarmuka Zoom.
Dalam fase pertama peluncuran E2EE Zoom, Anda juga tidak akan dapat menggunakan fitur tertentu jika enkripsi ini diaktifkan. Misalnya, Anda tidak akan dapat memanfaatkan alat transkripsi langsung Zoom.

Anda juga tidak dapat bergabung sebelum host mengizinkan. Satu hal terakhir lagi, enkripsi end-to-end hanya akan tersedia melalui Zoom versi desktop, aplikasi seluler, dan Zoom room. Zoom berencana memulai fase kedua, -yang akan mencakup manajemen identitas yang lebih baik- , pada awal 2021. Secara keseluruhan, peluncuran E2EE akan terdiri dari empat fase.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here