Home Apps & Platform Isi Ulang TapCash BNI Pakai Jenius? Begini Caranya!

Isi Ulang TapCash BNI Pakai Jenius? Begini Caranya!

Ada kabar baik buat pengguna Jenius dan pemilik kartu BNI TapCash. Pengguna dompet digital dari BNI ini sekarang bisa melakukan top up secara mudah melalui aplikasi Jenius. Hal ini bisa dilakukan melalui perangkat smartphone Android yang dilengkapi dengan fitur NFC (Near-Field Communication). Selain itu, kolaborasi kali ini juga pemperkenalkan Kartu BNI TapCash Edisi Jenius dengan desain dan karakter unik khas Jenius.

“Jenius percaya kolaborasi dengan berbagai pihak dibutuhkan untuk menghadirkan layanan finansial yang lengkap dan relevan. Pada kesempatan ini Jenius berkolaborasi dengan BNI TapCash untuk membantu pengguna lebih mudah bertransaksi secara nontunai dengan uang elektronik. Kolaborasi ini juga bertujuan untuk mendukung gerakan pembayaran nontunai (cashless) yang tengah digalakkan oleh pemerintah dan Bank Indonesia. Terlebih di masa saat ini, peran pembayaran digital maupun nontunai sangat penting dalam upaya meminimalisir kontak fisik saat bertransaksi,” jelas Irwan S. Tisnabudi Digital Banking Head Bank BTPN.

Cara Top Up BNI TapCash Pakai Jenius

Masyarakat digital savvy dapat melakukan top up kartu BNI TapCash melalui fitur e-Wallet Center pada aplikasi Jenius.

  • Langkah pertama, login pada aplikasi Jenius lalu pilih e-Wallet Center, dilanjutkan dengan Top Up dengan memilih TapCash.
  • Pengguna perlu mengaktifkan NFC sebelum menempelkan kartu BNI TapCash di smartphone (sesuai dengan lokasi NFC).
  • Kemudian pilih Top Up dengan memasukkan atau menentukan jumlah uang, pilih Lanjut, lalu pilih Top Up, setelah itu saldo BNI TapCash berhasil bertambah.
  • Pengguna dapat melakukan top up mulai dari Rp10.000 hingga Rp1.500.000.

Perubahan Perilaku Finansial

Sementara itu, pandemi yang berlangsung cukup lama ternyata juga mempengaruhi perilaku finansial masyarakat.

Sebelum pandemi, berikut adalah lima fitur yang paling sering digunakan oleh pengguna Jenius yaitu Send It ke bank lain, Kartu Debit Utama (m-Card), Top Up e-Wallet, Flexi Saver, dan Tarik Tunai. Di saat pandemi lima fitur yang paling sering digunakan menjadi Send It ke bank lain, Kartu Debit Utama (m-Card), Flexi Saver, Top Up e-Wallet, dan Send It antar akun Jenius. Hal ini menunjukkan bahwa pengguna mengandalkan lebih sering menabung di saat pandemi ini, memanfaatkan transaksi digital, dan mulai beralih ke metoda pembayaran nontunai.

Pemimpin Divisi E-Banking BNI Sri Indira mengatakan, “Kolaborasi ini kami harapkan akan semakin melengkapi pelayanan yang diterima oleh masyarakat, baik pengguna BNI TapCash, pengguna Jenius, maupun yang belum menggunakan keduanya.

Kolaborasi ini akan terus berkembang seiring perkembangan teknologi dan tuntutan konsumen ke depan dan diharapkan dapat terus meningkatkan jumlah pengguna TapCash yang per Agustus 2020 telah meningkat hingga 23% dibandingkan Agustus tahun lalu.

Pengguna BNI TapCash Edisi Jenius dapat turut mendukung gerakan pembayaran nontunai dengan menggunakannya dalam setiap aktivitas harian seperti pembayaran transportasi umum Commuterline, TransJakarta, MRT, LRT, Railink, Kapal Penyeberangan, pembayaran tol dan parkir, hingga transaksi di berbagai toko retail BNI seperti restoran, bioskop, mini market, dan masih banyak lagi.”

Kartu BNI TapCash Edisi Jenius ini telah terdapat di booth Jenius di seluruh Indonesia. Informasi lokasi booth Jenius selengkapnya dapat diakses melalui klik di sini.

Ragam Penggunaan Kartu TapCash BNI

Kartu BNI TapCash dapat digunakan untuk melakukan pembayaran di berbagai merchant seperti Commuterline, TransJakarta, MRT, LRT, Railink, Kapal Penyeberangan, pembayaran tol dan parkir, hingga transaksi di berbagai toko retail seperti mini market, serta restoran, dan masih banyak lagi. Informasi mengenai daftar merchant BNI TapCash dapat dilihat di sini.

“Semoga kolaborasi Jenius dengan BNI TapCash ini dapat diterima dengan baik dan membantu aktivitas masyarakat digital savvy dalam bertransaksi secara nontunai. Bersama-sama kami percaya kolaborasi ini dapat mendukung terbentuknya ekosistem ekonomi digital yang lebih baik lagi di Indonesia,” tutup Irwan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here