Home Review Review Nokia 5.3: Fitur Lengkap, Ada NFC

Review Nokia 5.3: Fitur Lengkap, Ada NFC

Review Nokia 5.3
Review Nokia 5.3

Pasar smartphone di harga 2-3 tak bisa dianggap remeh. Meski promosinya tak segencar smartphone dengan kisaran harga di atasnya, namun fakta di lapangan menunjukkan bahwa spesies smartphone yang masuk kategori budget ini menjadi salah satu penopang angka penjualan tahunan para vendor.

Nokia 5.3 menjadi smartphone terbaru yang melenggang di pasar Indonesia. Dibanderol seharga Rp 2.999.000, Nokia ia menjadi smartphone pertama Nokia di Indonesia yang mengusung konfigurasi Quad (empat) camera dengan dukungan Snapdragon 665. Mengusung RAM 6 GB dan penyimpanan berkapasitas 64GB, Nokia 5.3 tetap setia menggunakan sistem operasi Android murni dan menyertakan fitur NFC.

Di kisaran harga yang sama, Nokia akan bersaing dengan produk seperti Samsung Galaxy A21s 6GB, Oppo A52, Reame 6 4GB, dan Samsung M21.

Desain

Nokia memegang teguh garis desainnya yang stylish dan tenang. Ada dua pilihan warna yang ditawarkan yaitu charcoal, -yang saat ini Kami uji- , dan Cyan. Keduanya bukan tipikal warna yang membuat orang membelalakkan mata saat pertama kali melihatnya, namun justru hal ini menjadikan berbeda dengan smartphone kebanyakan dan terlihat lebih ‘Eropa’. Meski dibanderol kurang dari 3 juta, tak ada kesan smartphone murah di Nokia 5.3.

Kurva ergonomis di sudut-sudutnya melengkapi rangka samping yang kokoh. Finishing doff di bagian belakang membuat Nokia 5.3 lebih mantab saat digenggam. Namun demikian, memasangkan softcase yang sudah disertakan di paket pembelian dirasa menjadi pilihan yang lebih aman.

Bagian depan didominasi layar dengan desain teardrop untuk menempatkan kamera selfie. Di bawah layar terdapat tulisan Nokia warna silver yang meski kecil namun terlihat mencolok.

Beralih ke belakang, mata akan langsung tertuju pada modul quad camera berbentuk lingkaran di posisi tengah bagian atas. Desain seperti ini sebelumnya sudah muncul di Nokia 7.2 yang diperkenalkan tahun lalu. Empat kamera melingkar simetris dengan bagian tengah diisi dengan lampu flash. Desain ini menjadi pembeda dimana kebanyakan smartphone quad camera saat ini lebih memilih desain berjajar di bagian kiri atas.

Di bawah modul kamera terdapat sensor sidik jari diikuti dengan tulisan Nokia yang ditempatkan vertikal tepat di garis tengah. Desain seimbang seperti ini memang menjadi ciri khas produk-produk Nokia.

Tombol power dengan LED light

Beralih ke samping kanan, seperti biasa akan ditempati dengan tombol volume dan tombol power. Yang menarik, tombol power juga dilengkapi dengan lampu notifikasi LED. Di sisi berseberangan, Nokia menempatkan tombol Google Assistant sementara di bagian atas terdapat jack audio 3,5mm. Di bagian bawah berjejer lubang mikropon, port USB tipe C dan speaker grill.

Tampak bagian bawah

Display

Layar dengan desain teardrop notch

Nokia 5.3 mengemas layar IPS LCD seluas 6,55 inci dengan resolusi 720×1600 piksel. Di range harga 3 jutaan, spesifikasi ini sudah memadai. Layar Nokia 5.3 ini mampu menampilkan gambar yang tajam saat digunakan untuk membuka foto, halaman web, maupun saat memainkan video.

Memiliki rasio aspek tinggi 20:9 membuat Nokia 5.3 agak canggung saat memainkan film dengan format wide screen karena ada ruang kosong yang ikut tertampil. Namun rasio seperti ini nyaman digunakan untuk chatting, membaca atau bekerja dengan teks karena dapat menampilkan lebih banyak karakter di layar.

Dalam kondisi terik, layar Nokia 5.3 masih dapat terlihat dengan baik. Ada pengaturan white balance bawaan Android 10 jika Anda ingin mengatur kembali kecerahan layar. Meski tak mengemas refresh rate tinggi seperti beberapa smartphone yang beredar saat ini, tak ada lag berarti saat Kami memainkan game dalam intensitas yang tinggi semacam Asphalt 9 atau FIFA Mobile 2020.

Kamera

Viewfinder dan setting kamera

Nokia 5.3 mengemas empat kamera belakang yang terdiri dari lensa utama 13MP, lensa ultra wide 5MP, kamera makro 2MP, dan depth camera 2MP. Dengan konfigurasi seperti ini, foto yang dihasilkan terbilang standar. Hasil paling bagus didapat saat obyek mendapat pencahayaan cukup, di ruang outdoor misalnya. Sementara di tempat yang kurang terang masih terlihat noise. Memotret obyek yang bergerak dengan kecepatan tinggi sebaiknya dihindari karena akan menampilkan efek blur yang lumayan.

Fokus kamera saat menangkap obyek cepat dengan proses pengolahan kedalam gambar cukup baik. Obyek dan latar terpisah sempurna saat menggunakan efek potrait. Teknologi Artificial Intelligence sangat membantu identifikasi dan pemrosesan gambar. Anda dapat melihat berbagai macam kategori yang dapat dikenali oleh kamera Nokia 5.3 seperti obyek luar ruang, bunga, binatang, dan lain sebagainya melalui algoritma scene detection.

Fitur HDR berfungsi baik dengan pengukuran highlight dan shadow yang pas. Ada fungsi depth yang jika diaktifkan, Anda bisa mengatur kembali kedalaman obyek setelah selesai melakukan mengambil gambar.

Mode malam hari

Nokia 5.3 memiliki mode malam hari. Hal ini dapat membantu Anda untuk bermain-main dengan obyek dalam kondisi gelap. Yang agak rancu, mode foto normal Nokia 5.3 juga bisa mendeteksi kondisi malam hari dan mengidentifikasikannya sebagai night scene. Ketika dicoba, antara night mode dan night scene hasilnya kurang lebih sama.

Fitur ultra wide bisa digunakan untuk memaksimalkan obyek-obyek berlatar luas seperti pemandangan atau pantai. Dengan demikian, detil latar yang tertampil akan semakin maksimal. Oh ya, jangan lupakan lensa macro-nya. Anda yang suka foto pernak-pernik dengan detil yang rinci, mainan atau diorama dan semacamnya, coba deh gunakan fitur ini.

Kiri memakai mode ultra wide, kanan dengan mode normal

Berpindah dari mode ultra wide, normal, dan makro sangat mudah. Anda tinggal menggeser ikon pohon di bagian tengah. Ke kiri berarti masuk ke mode ultra wide, ke tengah mode normal, dan ke kanan akan memasuki mode macro.

Ada fitur Google Lens yang terintegrasi dengan kamera Nokia 5.3, dengan fitur ini, Anda dapat dengan udah mengenali obyek dan melakukan pencarian lanjutan via Google. Oh ya, Google lens juga dapat mengenali teks dan QR code, sehingga Anda bisa mengkopi teks yang tertangkap dengan Google Lens dan memindahkannya ke aplikasi text editor. Fitur lain yang ditawarkan kamera belakang Nokia adalah panorama, timelapse, dan slow motion.

Nokia 5.3 memang bukan smartphone yang menyediakan fasilitas fotografi premium. Namun fitur yang ditawarkannnya lengka. Mengingat harga, hal ini bisa dimaklumi. Untuk dokumentasi dan bergaya melalui media sosial, hasil foto Nokia 5.3 ini sudah bisa diandalkan.

Kamera selfie 8MP memberikan pilihan mode potrait yang menarik. Total ada 8 mode yang bisa Anda pilih yaitu classic, star, heart, butterfly, flake, waterdrop. Ada juga mode beautify yang bisa Anda utak atik secara manual.

Galeri Hasil Foto

Mode macro
Mode macro
Mode photo normal
mode ultrawide
mode macro
mode normal
mode ultrawide
mode potrait
mode macro
mode macro

Hardware, Software, dan Performa

Snapdragon 665 yang menjadi otak Nokia 5.3 masuk dalam kategori chipset kelas menengah. Chipset yang sama dipakai juga di Oppo A5 2020, Realme 5, dan juga Redmi Note 8. Dari sisi harga, penggunaan chipset dengan arsitekstur 11nm ini sudah pas, bukan yang terkencang, tapi sudah memiliki fitur yang memadai.

Didampingi RAM sebesar 6GB dan penyimpanan internal 64GB, kinerja Nokia 5.3 terbilang mulus tanpa menemui lag atau hambatan berarti. Hal ini juga ditunjang dengan penggunaan sistem operasi Android 10 murni yang simpel. Membuka beberapa windows dan multitasking bisa dilakukan dengan mulus. Membuka kunci layar dengan face recognition juga bisa dilakukan dengan cepat.

Kami mencoba untuk memainkan game dengan intensitas grafis yang tinggi seperti Asphalt 9 Legend. Hasilnya, gaming berjalan dengan mulus meski laodingnya sedikit agak lama.

Saat diuji menggunakan aplikasi Geekbench, Nokia 5.3 menghasilkan angka 310 untuk pengujian single core dan 1322 untuk multi core. Untuk pengujian compute, Nokia 5.3 meraih angka 364.

Sebagai bagian dari program Android One, Nokia 5.3 akan mendapatkan setidaknya 2 tahun pembaharuan versi Android. Jadi jika dihitung, Nokia 5.3 akan kebagian sistem operasi Android hingga versi 12.

Baterai dan Pengisian Daya

Meski tak terlalu dipublikasikan, Nokia 5.3 sudah mengemas pengisian daya cepat 10watt. Dengan kapasitas baterai 4000mAh, Nokia 5.3 ini bisa dipakai untuk melakukan berbagai aktivitas reguler seperti media sosial, streaming, dan gaming kasual dalam jangka waktu lama.

Kesimpulan

Meski dibanderol kurang dari 3 juta, namun Nokia 5.3 menawarkan fitur lengkap, termasuk NFC, AI, dan fitur-fitur penunjang kamera. Bodi dengan desain dan daya tahan yang bagus, kinerja yang efisien, ditunjang sistem operasi yang simpel menjadikan produk ini layak dijadikan daily driver dalam jangka waktu lama.

Durasi yang Kami tekankan di sini juga termasuk jaminan upgrade software hingga dua tahun yang menjadikan sistem operasi Android di Nokia 5.3 tetap up to date mengikuti perkembangan teknologi. Bukan produk dengan fitur yang perhatian saat dikeluarkan dari saku Anda, namun dijamin setia dan bekerja dengan baik saat Anda membutuhkan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here