Home News Video Pendek Digunakan untuk Menyebarkan Pesan Positif

Video Pendek Digunakan untuk Menyebarkan Pesan Positif

16
0
Sebarkan Pesan Positif

Dalam rangkaian program Sama-Sama di TikTok, TikTok juga mengusung acara bincang-bincang bertajuk “Video Pendek Untuk Menyebarkan Pesan Positif” dengan narasumber Wulan Guritno, Dien Limano serta Yoris Sebastian di Kota Kasablanka Mall, Jakarta.

“Salah satu misi kami adalah menginspirasi dan mendorong generasi muda untuk memberikan dampak positif terhadap lingkungan,” kata Donny Eryastha, Head of Public Policy, TikTok Indonesia, Malaysia and The Philippines. “Dengan format video singkat dan fitur video editing yang lengkap dan mudah digunakan, TikTok menyediakan sarana yang efisien bagi generasi muda untuk berkontribusi secara positif kepada masyarakat dengan isu penting, seperti kesadaran akan lingkungan dan kesehatan.”

Acara bincang-bincang hari ini mengundang dua kreator dengan latar belakang dan profesi yang berbeda, yaitu Wulan Guritno, seorang selebriti yang juga menjadi co-founder Yayasan Hope yang fokus pada kesadaran akan penyakit kanker, dan Dien Limano, pelatih olahraga yang aktif membagikan tips sederhana seputar olahraga dan kesehatan di akun TikToknya.

“Dari awal, saya memang mencintai dan menekuni dunia olahraga sebagai sebuah lifestyle. Saya melihat TikTok bukan sekadar aplikasi yang punya beragam editing tools untuk membuat video saja, tetapi wadah untuk berbagi dan mengajak lebih banyak orang menerapkan pola hidup sehat, melalui konten-konten seputar tips olahraga”, ujar Dien Limano. Tidak hanya itu, Dien juga mengaku kerap mendapatkan inspirasi konten dari komentar viewers-nya. “Semakin sering membuat konten, semakin banyak ide yang terus muncul dan ini membuat saya semakin bersemangat menyebarkan video seputar kesehatan yang bermanfaat di TikTok.”

Pengamat tren pemasaran, Yoris Sebastian mengatakan, “Video pendek dan vertikal masih akan menjadi tren di Indonesia tahun ini. Sehingga brand serta masyarakat harus mulai melihat bagaimana dapat menggunakan wadah video pendek dalam menyampaikan pesan-pesan mereka. TikTok sebagai wadah video pendek menjadi pilihan karena tidak hanya menyajikan diversifikasi konten tetapi memiliki fitur editing yang mumpuni bagi masyarakat yang ingin berkreativitas dalam menyebarkan pesan-pesan berdampak sosial dan positif.”

TikTok berharap dapat mendorong dampak sosial dan memberikan kesadaran sosial kepada pengguna sehingga menjadi individu yang bertanggung jawab terhadap masyarakat. Untuk itu, TikTok melakukan berbagai kampanye sosial dengan bekerjasama dengan berbagai NGO dan komunitas, antara lain kampanye “Sama-Sama Aman, Sama-Sama Nyaman” bersama Komunitas Sudah Dong untuk menerbitkan panduan anti cyber-bullying, #EduTok dan #BelajarBareng yang mengajak pengguna membagi konten edukasi di TikTok, #SosmedCinta yang bekerjasama dengan ICT Watch untuk mendorong literasi digital, serta berbagai kampanye di tingkat internasional, seperti #SaveOurOcean yang bekerjasama dengan Conservation International untuk mendorong pelestarian laut dan #ForClimate dengan Red Cross Internasional untuk membangkitkan kesadaran tentang pemanasan global.

Program Sama-Sama di TikTok berlangsung mulai 28 Februari 2020 hingga 1 Maret 2020 di Main Atrium, Kota Kasablanka, yang diisi dengan berbagai kegiatan interaktif di booth dan penampilan dari musisi yang sedang hits, antara lain Brisia Jodie dan Arsy Widianto, Hanif Andarevi, Mario Ginanjar, Shakira Jasmine, dan Yura Yunita. Selanjutnya, TikTok juga akan menyelenggarakan berbagai kegiatan di rangkaian “Sama-Sama di TikTok”, termasuk “Sama-Sama Belajar” yang bekerjasama dengan Universitas Gadjah Mada di Yogyakarta dan Universitas Airlangga di Surabaya, serta program kerjasama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Republik Indonesia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here